Korban Kecelakaan Maut Pondok Cabe Bertambah, Sang Ibu Tewas di Rumah Sakit

Korban kecelakaan maut di Jalan Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Net
Ilustrasi tewas. Korban Kecelakaan Maut Pondok Cabe Bertambah, Sang Ibu Tewas di Rumah Sakit 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Korban kecelakaan maut di Jalan Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah. 

Sang Ibu tewas di Rumah Sakit Bhineka Bakti Husada, di dekat lokasi.

Hal itu diungkapkan Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Budi Irawan saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (25/2/2021).

"Iya benar ibunya meninggal di rumah sakit," ujar Budi. 

"Anak yang besar tadi masih dirawat," tambahnya.

Baca juga: Cara Tri Rismaharini Bujuk Pemulung Agar Mau Tinggalkan Jalanan, Mensos: Ikut Aku Ya

Baca juga: Berlibur di Candi Borobudur Bisa Dinikmati Sambil Bersepeda, Berikut Rekomendasi Treknya

Baca juga: Anggota TNI AD Ditusuk oleh Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, satu keluarga, ibu dan tiga orang anak laki-laki mengalami kecelakaan hebat ketika mengendarai sepeda motor di bilangan Jalan Raya Pondok Cabe.

Yang mengemudikan motor adalah anak laki-laki diperkirakan usia belasan tahun, sedangkan ibu bersama anak laki-laki lain usia tiga tahun dan bayi usia satu tahun dibonceng.

Mereka tersenggol pengendara motor lainnya hingga terjatuh, ketika melaju dari arah Persimpangan Gaplek menuju Cirendeu.

Saat terjatuh, dari arah berlawanan, melintas truk dan melindas bocah laki-laki serta bayi yang jatuh itu.

"Korban naik motor tiga apa empat orang gitu sama ibunya. Yang bawa motor itu anak yang rada gedean," kata Hakim (75), penjual batu alam, saksi kejadian di lokasi.

"Lepas dihantam (terlindas truk), 'pruk' dua-duanya itu," imbuhnya.

Hakim mengatakan, truk yang melindas melaju tidak kencang. Namun karena tiba-tiba diduga truk tidak sempat berhenti.

"Truknya jalan cuma sih enggak kencang, namanya truk ya. 'Duk' kepala pecah, iya yang bayi," kata Hakim.

Hakim sampai tidak tega melihat kondisi bayi dan bocah yang terlindas.

"Kondisinya hancur, aduh itu yang bayi. Enggak bisa ke situ takut, ingat punya cucu," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved