Breaking News:

Mayat Pria Tanpa Identitas di Kali Pesanggrahan Dievakuasi ke RS Polri

Mayat pria yang ditemukan di Kali Pesanggrahan di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, telah dievakuasi.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengevakuasi mayat pria yang ditemukan di Kali Pesanggrahan di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Mayat pria yang ditemukan di Kali Pesanggrahan di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, telah dievakuasi.

Jasad pria tersebut dievakuasi oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021) sore.

Karena lokasinya yang berada di antara perbatasan antara Kecamatan Pesanggrahan dan Kebayoran Lama, proses evakuasi dilakukan oleh dua unit rescue.

"Kebetulan ini lokasinya perbatasan antara Kecamatan Pesanggrahan dan Kebayoran Lama."

Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengevakuasi mayat pria yang ditemukan di Kali Pesanggrahan di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021).
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengevakuasi mayat pria yang ditemukan di Kali Pesanggrahan di dekat Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

"Jadi kita ada dua unit rescue dari yang pertama dari Kebayoran Lama sektor satu dan ini dari sektor empat (Pesanggrahan)," kata Wahyudin selaku Kepala Pleton Damkar Sektor 4 Kecamatan Pesanggrahan Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan di lokasi.

Wahyudin mengungkapkan tidak ditemukan identitas pada mayat tersebut.

Untuk mengangkut mayat tersebut ke permukaan, petugas menggunakan perahu karet.

Baca juga: Jelang Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ganjar Pranowo: Sudah Siap Jadi Babu Rakyat?

Baca juga: DPRD Mesti Dukung Interpelasi PSI, Formappi: Lebih Baik Dibanding Koar-koar

Baca juga: Reaksi Darmizal Dipecat Secara Tidak Hormat dari Demokrat, Akui Tak Menyesal hingga Ucap Innalillahi

Wahyudin mengakui sempat terkendala derasnya arus di Kali Pesanggrahan saat proses evakuasi.

"Untuk kendala, ini arusnya cukup deras ya, dan mayat juga banyak sampah-sampah di kali ya," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved