Breaking News:

Rizieq Shihab Tersangka

Hakim Suharno Peringati Polda Metro Jaya yang Mangkir Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Polda Metro Jaya kembali tidak menghadiri sidang praperadilan atas penangkapan dan penahanan Muhammad Rizieq Shihab

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sidang praperadilan atas penangkapan dan penahanan tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Polda Metro Jaya kembali tidak menghadiri sidang praperadilan atas penangkapan dan penahanan Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021).

Ini kedua kalinya Polda Metro Jaya tak hadir dalam persidangan setelah mangkir pada Senin (22/3/2020) lalu.

Hakim tunggal Suharno pun melayangkan panggilan dan peringatan kepada Polda Metro Jaya selaku pihak termohon.

"Panggilan baru sekali dan Hakim memberi kesempatan memanggil sekali lagi dengan peringatan, apabila tidak hadir sidang akan dilanjutkan tanpa hadirnya termohon," kata Suharno di ruang sidang utama.

Suharno mengatakan sidang praperadilan ini akan dilanjutkan pada Senin (8/3/2021) mendatang.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah mengapresiasi sikap Hakim tunggal Suharno.

Ia juga berharap penyidik Polda Metro Jaya mematuhi panggilan PN Jakarta Selatan.

"Terima kasih sudah diperingatkan begitu pihak penyidiknya. Kami sampaikan, sebagai penegak hukum penyidik Polda Metro Jaya semestinya harus patuh dengan panggilan Hakim tanpa perlu diperingatkan," ujar Alamsyah.

Pada sidang praperadilan sebelumnya, Suharno mengatakan penyidik Polda Metro Jaya menolak panggilan hadir dalam persidangan karena pihak Rizieq Shihab selaku pemohon salah mencantumkan alamat.

"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," kata Suharno dalam persidangan.

Alamat yang dicantumkan adalah Bareskrim Polri. Padahal seharusnya alamat yang dituju adalah Polda Metro Jaya.

Baca juga: Penyayat Leher Perawat di Bandara Soekarno-Hatta Diduga Sakit Jiwa: Pernah Rehabilitasi

Baca juga: Didampingi Suami, PSK Hamil Tua Tetap Mangkal Cari Pelanggan Buat Biaya Lahiran

Baca juga: Ratusan Nakes RSUD Kota Bekasi Dikerahkan Agar Donor Plasma Konvalesen

"Kita memperhatikan dari permohonan dari pihak termohon yang mana permohonan itu ditujukan Bareskrim Polri qq penyidik Polda Metro Jaya, perkara laporan polisi beralamat di jalan Trunojoyo nomor 3, mungkin karena alamatnya tidak tepat. Alamat di sini Jalan Trunojoyo adalah alamat Bareskrim," ujar Suharno.

"Berdasarkan dari permohonan saudara yang terakhir itu alamatnya tidak tepat, sehingga dari pihak Polda menolak," tambahnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved