Breaking News:

Pemkot Bekasi Harap Gubernur Ridwan Kamil Bantu Biayai Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Bekasi

Pemkot Bekasi mengakui kesulitan dalam proses pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Bekasi, hal ini menyusul keterbatasan anggaran.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Aliran Kali Bekasi dekat Bendung Bekasi di Jalan Mayor M. Hasibuan Kota Bekasi salah satu titik yang akan dilakukan normalisasi.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengakui kesulitan dalam proses pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Bekasi, hal ini menyusul keterbatasan anggaran.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, proyek normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi merupakan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, Pemkot Bekasi dalam proyek tersebut dibebankan dengan biaya pembebasan lahan sejumlah titik di sepanjang aliran Kali Bekasi.

"Jadi dalam proyek normalisasi itu jika diperlukan pembebesan lahan itu dibebankan ke kita (Pemkot Bekasi)," kata Tri saat dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021).

Keterbatasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang dimiliki Pemkot Bekasi lanjut Tri, khawatir akan menghambat jalannya proyek normalisasi.

Untuk itu, dia meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini, Gubernur Ridwan Kamil membuat kebijakan khusus untuk membantu proyek normalisasi.

Baca juga: Proyek Normalisasi Kali Bekasi untuk Pengendalian Banjir Telah Dimulai

Baca juga: Moeldoko Suka Cita di Lokasi KLB Demokrat Deliserdang, Wajah SBY Sendu saat Konpers di Cikeas

Baca juga: Pelaku Usaha Warteg Keluhkan Melonjaknya Harga Cabai, Anggota DPR Minta Kemendag Kendalikan Harga

"Kemarin juga pak Gubernur mewacanakan akan membantu terkait pembebesan lahan, nah ini yang akan kita kejar, bagaimana Gubernur bisa ikut membantu kita," ucapnya.

Adapun sejauh ini, Pemkot Bekasi masih memetakan titik mana saja yang akan dibebaskan. Pihaknya tetap akan menyesuaikan desain proyek normalisasi yang dikerjakan PUPR.

"Titik tersebar, masih kita petakan dan kita tentunya mengikuti kebutuhan proyek, termasuk tanah-tanah bukan milik yang ada di GSS (Garis Sempadan Sungai)," ucapnya.

proyek normalisasi pengendalian banjir Kali Bekasi menelan anggaran sebanyak Rp4,7 triliun dengan dibagi ke dalam tujuh paket kegiatan.

Aliran Kali Bekasi saat tinggi muka air (TMA) sedang meningkat, Sabtu (20/2/2021).
Aliran Kali Bekasi saat tinggi muka air (TMA) sedang meningkat, Sabtu (20/2/2021). (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Total keseluruhan panjang Kali Bekasi dari Hulu Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga ke hilir sepanjang 43 kilometer.

Untuk kegiatan paket satu, membentang sepanjang 12 kilometer dari P2C hingga ke Bendung Bekasi. Kemudian paket dua sampai paket tujuh dikerjakan secara bertahap.

Kegiatan normalisasi sudah mulai dikerjakan sejak akhir Februari 2021 dengan titik prioritas di Perumahan PGP Jatiasih dan Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) Bekasi Selatan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved