Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Tak Mau Dengar isu Atau Gosip, Wali Kota Depok Minta Penjelasan Resmi Soal Virus Corona Varian Baru

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, angkat bicara terkait temuan kasus infeksi virus corona varian baru yang disebut dengan kode B117.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (tengah), saat dijumpai wartawan di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (5/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, angkat bicara terkait temuan kasus infeksi virus corona varian baru yang disebut dengan kode B117.

Dijumpai wartawan usai acara di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Idris mengaku pihaknya baru mendengar kabar virus corona varian baru ini dari media.

"Penjelasan resmi dari Kementerian dalam hal ini terkait masalah varian baru Covid-19 kita baru mendengar dari media," ujar Idris di Pengadilan Negeri Depok, Jumat (5/3/2021).

"Kita enggak mau isu-isu menjadi gosip ya, kita minta kepastian aja," timpalnya lagi.

Namun demikian, Idris mengaku pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, seperti di antaranya menyediakan fasilitas tempat isolasi.

"Tapi tetap kita sudah antisipasi dalam hal misalnya persiapan fasilitas, di antaranga hari ini saya akan bincang-bincang untuk konfirmasi fasilitas isolasi, bahasa kita rumah sakit lapangan," kata Idris.

Idris mengaku, dalam persiapan fasilitas tempat isolasi, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Kostrad Cilodong.

"Ya memang sudah kita persiapkan juga, nanti kita kerjasama dengan Kostrad. Ini salah satunya," imbuhnya.

Baca juga: Negatif di Pademangan, WNI Positif Corona Varian Baru di Karawang 2 TKI Pulang dari Arab Sauid

Terakhir, Idris berujar pihaknya juga terus menambah jumlah Ruang ICU di sejumlah Rumah Sakit, guna menekan angka bed occupancy rate (BOR).

"Tentunya penambahan ICU dan sebagainya sehingga BOR kita untuk keterisian RS itu sekarang 65 persen yang sebelumnya 87 persen. Artinya masih banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved