Breaking News:

Korupsi Proyek Rumah DP 0 Rupiah

LMK Sebut Sempat Terjadi Penolakan Awal Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah

Dibangun di atas luas lahan seluas 2,9 hektar di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, rupanya pembangunan tersebut sempat ditolak sejumlah warga

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana pembangunan di rumah DP 0 rupiah Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pembangunan program hunian Samawa atau Rumah DP 0 Rupiah yang kedua di kawasan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur sempat ditolak sejumlah warga sekitar.

Pada Kamis (12/12/2020) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan program hunian Samawa atau Rumah DP 0 Rupiah di lokasi tersebut.

Ground breaking tersebut merupakan simbolis atau tanda dari dimulainya pembangunan rumah DP 0 Rupiah tahap dua, yang rencananya akan dibangun selama kurun waktu kurang lebih 18 bulan dan ditargetkan selesai pada 2021 mendatang.

Dibangun di atas luas lahan seluas 2,9 hektar di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, rupanya pembangunan tersebut sempat ditolak sejumlah warga.

Baca juga: Keliling Cari Musuh Sambil Tenteng Linggis 1,5 Meter, 5 Remaja di Depok Ciut Ketemu Sosok Ini

Hal ini diungkapkan oleh Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Cilangkap, Widodo.

"Penolakan? Iya biasa. Ya ini dan itu, biasa gak boleh jadi hunian, apartemen, atau apalah. Biasalah karena itukan perkampungan, maunya jadi Hutan Kota," katanya kepada TribunJakarta.com, Selasa (9/3/2021).

Sekiranya belasan warga di sekitar lokasi menolak hal tersebut, namun akhirnya pembangunan tetap berjalan hingga saat ini.

Baca juga: Buruan Kirim Lamaran, Kompas TV Buka Lowongan Kerja, Fresh Graduate Boleh Daftar

"Itu hanya belasan. Kita sebagai pengurus wilayah LMK, RT, RW gak tahu apa maunya karena enggak ada kordinasi. Kita anggapnya separatis, mengatasnamakan sejumlah warga. Belasan warga itu ikut-ikutan tapi otaknya hanya satu," tandasnya.

Untuk diketahui, usai Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan (YC) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK, Pemprov DKI Jakarta sempat memastikan program rumah DP nol tetap berjalan.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Riyadi mengatakan, pembangunan rumah dp nol masih terus dikebut oleh Pemprov DKI.

Baca juga: Momen Lawas Dikenang Ibunda Felicia Tissue, Walau Hubungan Putrinya dengan Kaesang Pangarep Selesai

Saat dikonfirmasi, ia menjelaskan pembangunan tersebut tidak terganggu dan masih berjalan terus.

Dirinya juga memastikan, program andalan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semasa kampanye dulu tak tergantung pada Yoory.
Terlebih, kini Anies telah menunjuk Indra Sukmono Arharrys sebagai Plt Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya.

Baca juga: Suster Ann Kembali Berlutut di Depan Militer, Petugas Ikut Berlutut, Kalian Harus Lewati Saya Dulu

Anak buah Anies Baswedan ini pun menyebut, proses pembangunan rumah dp nol yang saat ini tengah dikerjakan di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur tak mengalami kendala berarti dan menyebut sedang konstruksi.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved