Antisipasi Virus Corona di Depok
Beda dengan DKI Jakarta, Usaha Karaoke di Depok Masih Dilarang Beroperasi
Operasional tempat usaha karaoke di Kota Depok, Jawa Barat, masih belum diizinkan di tengah pandemi Covid-19
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Berbeda dengan DKI Jakarta, operasional tempat usaha karaoke di Kota Depok, Jawa Barat, masih belum diizinkan di tengah pandemi Covid-19 ini.
“Karaoke menjadi konsen kita juga. Karaoke belum diperkenankan buka karena berpotensi menularkan di tempat karaoke,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan, Rabu (10/3/2021).
Dadang menjelaskan, tempat karaoke yang tertutup berpotensi menyebabkan terjadinya droplet atau liur.
“Dari sisi lokasi tertutup lalu kemungkinan terjadinya droplet juga sangat tinggi. Maka karaoke dan rumah bernyanyi belum kami lakukan untuk buka operasional,” tuturnya.
Baca juga: Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi Covid-19, Gubernur Banten: Saya Enggak Tutup Restoran
Dadang menuturkan, pihaknya tengah mengevaluasi perkembangan kasus dan zonasi Covid-19 di Kota Depok.
“Kami terus mengevaluasi termasuk saat ini banyak aspirasi dari warga untuk kegiatan olahraga, kompetisi dan lain-lain. Aktivitas itu yang banyak di aspirasikan kepada kami dan kami sedang melakukan evaluasi,” bebenrya.
Baca juga: Gubernur Banten Singgung Rencana Sekolah Tatap Muka Pada Juli 2021, Wacana Lagi?
Lebih lanjut, ia mengungkapkan saat ini perkembangan Covid-19 di Kota Depok kian terus membaik.
“Dengan kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM mikro di mana zonasi RT dihitung dan kami hitung setiap Minggu, alhamdulillah untuk minggu ini untuk zonasi RT kita tidak ada zona merah dan orange,” katanya.
Baca juga: Konsumsi Makanan Ini Bila Merasa Tak Enak Badan Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Apa Saja?
“Kita bergerak zona kuningnya juga turun dan zona hijaunya meningkat jadi tren dari PPKN mikro berkat kerja sama semua pihak trennya cukup baik. Data bisa dilihat pada link yang sudah share di publik,” pungkasnya.