Breaking News:

Bocah 4 Tahun Warga Duren Sawit jadi Korban Jambret Ponsel

Seorang anak laki-laki berusia sekitar 4 tahun warga Jalan Pendidikan X, Kelurahan/Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur jadi korban jambret

TribunJakarta.com/Bima Putra
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku merampas handphone bocah laki-laki berusia sekitar 4 tahun di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Seorang anak laki-laki berusia sekitar 4 tahun warga Jalan Pendidikan X, Kelurahan/Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur jadi korban jambret.

Jefri, warga setempat mengatakan bocah laki-laki yang merupakan tetangganya itu dijambret saat bermain handphone seorang diri pada siang hari.

"Kronologis yang saya dengar pelakunya ini sempat membujuk korban untuk ikut ke ujung jalan sepi. Di sana langsung pelaku mengambil handphone korban," kata Jefri di Jakarta Timur, Rabu (10/3/2021).

Warga setempat tak mengetahui pasti kronologis kejadian karena setelah handphone yang dimainkan dirampas korban tidak langsung berteriak.

Mereka baru mengetahui kejadian berdasar rekaman CCTV yang menyorot, dari rekaman CCTV tersebut tampak pelaku merupakan dua pemuda.

"Jadi kalau di CCTV itu pelaku datang naik motor. Awalnya satu pelaku turun lalu seperti membujuk korban ikut sama dia, pelaku lainnya duduk di motor. Memang pas kejadian itu sepi," ujarnya.

Baca juga: DPRD DKI Jegal Anies Jual Saham PT Delta, Golkar: Sama Saja Kita Melegalkan Prostitusi

Baca juga: Belajar dari Media Sosial, 4 Tersangka Sindikat Pengedar Dollar AS Palsu Saling Berbagi Peran

Setelah berhasil merampas handphone korban pelaku yang diduga sudah merencanakan aksinya bergegas melarikan diri menaiki sepeda motor.

Dugaan pelaku sudah merencanakan aksinya karena pelaku berhasil melarikan diri meski di wilayah sekitar Jalan Pendidikan X terdapat gang buntu.

Hanya saja Jefri tidak mengetahui pasti apa orangtua korban sudah melaporkan kasus ke Polsek Duren Sawit atau Polrestro Jakarta Timur.

"Kalau dari CCTV sih enggak ada yang mengenali pelaku. Daerah sini sebenarnya enggak rawan ya, tapi beberapa waktu terakhir memang banyak kasus. Rumah dibobol, lalu sekarang jambret, resah juga," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved