Breaking News:

Komplotan Muncikari Sunat Upah Kencan Gadis ABG, Bertarif Rp 500 Ribu Tapi Cuma Dikasih Segini

Komplotan muncikari memotong upah kencan para gadis ABG yang dijual via BO (Booking Order) di Solo. Begini kronologinya.

ThinkStock via Kompas
Ilustrasi Prostitusi. Komplotan muncikari memotong uang hasil kencan para gadis ABG yang dijual via BO (Booking Order) di Solo. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Komplotan muncikari memotong upah kencan para gadis ABG yang dijual via BO (Booking Order) di Solo.

Polisi telah menangkap komplotan muncikari yang menawarkan gadis di bawah umur di Kota Solo.

Ketiga muncikari tersebut yakni L (33), Wes (19), Dah (18).

Diketahui, para gadis ABG itu hanya mendapatkan upah yang tak seberapa.

Sejumlah gadis di bawah umur yang dijual germo via open BO (Booking Order) hanya mendapatkan uang tak seberapa.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak mengungkapkan pembagian untuk muncikari dan korban alias gadis di bawah umur tersebut.

"Pembagian uang Ro 300 ribu untuk pengantar (germo), sedangkan korban hanya menerima Rp 200 ribu," jelas dia.

Kasus itu terungkap saat muncikari menjajakan mereka di kawasan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Sabtu (6/3/2021).

Kombes Pol Ade Safri Simanjutak menjelaskan, setiap tersangka memiliki peran tersendiri dalam menjual gadis di bawah umur.

Satu tersangka berinisial L (33) berperan menawarkan korban yang mencari open BO.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved