Sisi Lain Metropolitan

Terdampak Pandemi, Donatur Hentikan Sementara Kopi hingga Air Mineral Gratis Dalam Gang di Makasar

Imbas pandemi, minuman gratis di Gang Langgar RT 6 RW 3 Kelurahan Makasar, Jakarta Timur dihentikan sementara.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di tempat minuman gratis di Gang Langgar RT 6 RW 3 Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (11/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Imbas pandemi, minuman gratis di Gang Langgar RT 6 RW 3 Kelurahan Makasar, Jakarta Timur dihentikan sementara.

Pada Senin (4/11/2019) lalu, minuman gratis di lokasi tersebut resmi dibuka usai dana dari para donatur dibelikan show case, pemanas air, teh, kopi, gula dan sejumlah kardus air mineral.

Meski sempat sepi diawal peluncurannya, nyatanya minuman gratis yang dibagikan kian dikenal di masyarakat, terutama di kalangan pedagang keliling.

Disajikan secara sederhana, minuman gratis ini terbukti sangat membantu para pedagang untuk sekedar melepas dahaga.

Lokasi yang berdekatan dengan Musala At Taqwa kian menarik minat masyarakat untuk melepas dahaga.

Baca juga: Hati-hati! Berikut Jenis Minuman & Makanan yang Bisa Kurangi Gairah Seksual

Sayangnya, imbas pandemi yang melanda Indonesia membuat minuman gratis yang disediakan tak lagi bisa disuguhkan.

Akses menuju lokasi yang sempat di lockdown semakin menegaskan penutupan sementara minuman gratis ini.

"Ditutup dari awal April 2020 lalu imbas Covid-19. Kemudian akses masuk juga sempat di lockdown. Kemudian memang enggak dapat izin dari RT setempat juga," ujar Saep Nurdin (46), satu diantara pengurus minuman gratis, Kamis (11/3/2021).

Setelah lockdown dibuka, pihak RT setempat tetap tak mengizinkan hal tersebut.

Meski sejumlah pedagang mendatangi lokasi pembagian minuman gratis, Saep dan pengurus lainnya memberikan pemberitahuan kepada para pedagang.

"Masih ada yang nanyain, tapi kita jelaskan pelan-pelan. Alhamdulillah pada ngertiin juga," lanjutnya.

Meski begitu, ia mengatakan masih ada pengiriman minuman dari sejumlah donatur hingga bulan Juli 2020 lalu.

Akhirnya, ia memberikan surat pemberitahuan kepada donatur untuk memberhentikan pemberian minuman gratis untuk sementara waktu.

"Sedekah airnya belum dapat izin dari pihak musala dan lingkungan karena mengundang kerumunan. Pemberian air dari donatur juga sudah diberhentikan sementara dari bulan Agustus 2020 lalu," ucap Saep.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved