Breaking News:

Akuntan Gelapkan Uang Pajak Perusahaan Senilai Rp 2,7 Miliar Buat Foya-foya dan Buka Usaha

Akuntan gelapkan uang pajak perusahaan senilai Rp 2,7 miliar buat foya-foya dan buka usaha.

(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)
Jajaran Polsek Sukaluyu, Cianjur, meringkus HS (57), buronan kasus penggelapan pajak perusahaan. Pelaku sendiri menilap uang perusahaan senilai Rp2,7 miliar. 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIANJUR – Akuntan gelapkan uang pajak perusahaan senilai Rp 2,7 miliar buat foya-foya dan buka usaha.

Sempat buron selama tiga tahun sebelum akhirnya dibekuk Polsek Cianjur, Jawa Barat.

Pelaku berinisial HS (57) yang merupakan kepala akuntan perusahaan modal asing di Kabupaten Cianjur ditangkap unit Reskrim Polsek Sukaluyu di rumahnya di daerah Ciputat, Tangerang, setelah sebelumnya sempat buron 3 tahun.

Kapolsek Sukaluyu AKP Anaga Budiharso mengatakan, pelaku melakukan aksinya sejak 2016 hingga 2018.

Modus pelaku adalah cara mengubah data dan nominal pengajuan pembayaran pajak perusahaan.

“Nilai pajaknya oleh pelaku digelembungkan atau di-mark up, sehingga perusahaan harus membayar nilai yang lebih besar dari yang seharusnya. Besaran kelebihannya itulah yang kemudian digelapkan oleh pelaku,” tutur Anaga kepada Kompas.com, Kamis (11/3/2021).

Anaga mengatakan, pihak perusahaan awalnya tidak menaruh curiga dengan nilai pajak yang harus dibayarkan tersebut.

Namun, sepak terjang pelaku akhirnya terbongkar saat ada audit internal oleh pihak perusahaan.

“Setelah perbuatannya terbongkar, pelaku ini buron. Sempat bersembunyi dan menetap dua tahun di Yogyakarta,” ujar Anaga.

Anaga menyebut, pelaku menghabiskan uang hasil kejahatannya itu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehar-hari.

Baca juga: Pesawat Citilink yang Sudah Lepas Landas Balik Lagi ke Bandara Soekarno-Hatta Akibat Hal Ini

Baca juga: Saat Berkeliling Jualan Anyaman Bambu, Kakek Alif Malah Jadi Korban Pemerasan di Depok

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Sabtu 13 Maret 2021, Zodiak Ini Harus Proaktif Lunasi Utang

“Setiap pelaku dapat uang langsung dihabiskan. Sempat buka usaha laundry dan usaha lainnya selama buron itu. Tapi, tak lama bangkrut,” kata Anaga.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku yang kini ditahan di Polsek Sukaluyu dijerat pasal 374 subsider 372 junto 64 ayat 1 KUHPidana tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelapkan Uang Pajak Rp 2,7 Miliar, Akuntan Pabrik Boneka Diringkus Setelah Buron 3 Tahun"

Editor: Elga H Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved