Sisi Lain Metropolitan

Ini Alasan Penjual Mie Ayam Tetap Untung Walaupun Setiap Hari Jual dengan Harga Rp 5 Ribu

Mojang Sumedang yang merupakan tempat makan dengan menu mie ayam dan bakso yang dibanderol seharga Rp 5 ribu perporsinya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mie ayam Rp 5 ribu perporsi yang dijual setiap hari di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jual mie ayam dan bakso seharga Rp 5 ribu, pemilik Mojang Sumedang ungkap alasan tak merugi.

Bila Anda berkunjung ke kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, cobalah untuk mampir ke Mojang Sumedang.

Selain dikenal dengan Monumen Pancasila Sakti, rupanya ada tempat tersembunyi yang justru menjadi surga kuliner murah di kawasan tersebut.

Yakni Mojang Sumedang yang merupakan tempat makan dengan menu mie ayam dan bakso yang dibanderol seharga Rp 5 ribu perporsinya.

Terletak di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, mie ayam dan bakso ini dulunya hanya dijual Rp 5 ribu setiap hari Jumat.

Namun, sedari November 2020 beralih menjadi setiap hari.

Entah makan di tempat atau dibungkus, harganya pun tetap sama, yakni Rp 5 ribu.

Meski begitu, rupanya pemilik Mojang Sumedang yang bernama Diana justru tak merugi.

Ia menuturkan rahasianya terletak pada daya beli yang tinggi.

Ketika mie ayam maupun bakso buatannya laku hingga ratusan porsi, tentunya keuntungannya akan ada.

Sebab bila ia menjual dengan harga Rp 10 ribu, jumlah porsi perharinya tak akan mencapai ratusan.

"Keuntungan? sama aja. Kalau dulu sedikit menjual tapi untungnya sama. Kalau sekarang lebih banyak menjual. Jadi secara keuntungan sama aja, karena perporsi itu saya masih punya untung Rp 2 ribu," jelasnya, Jumat (12/3/2021).

Sehingga ketika dalam satu hari kedua menunya terjual 300 porsi maka ia akan mendapatkan Rp 1,5 juta.

Sedangkan keuntungannya mencapai Rp 600 ribu.

"Tapi harus belanja lagi. Jadi belum keuntungan bersih. Belum lagi dikurangi biaya sewa kontrakan ini," ungkapnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Bansos Tunai Februari Telat, Politisi PAN: Katanya Cair Tiap Bulan

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bagi 1.200 ASN Pemkot Jakarta Timur Ditarget Rampung Pekan Depan

Baca juga: Belum Setahun Cerai dari Laudya Cynthia Bella, Engku Emran Pamer Foto Wanita: Until You Come Along

Laku ratusan porsi setiap hari

Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Diana menjual mie ayam dengan harga Rp 5 ribu.

Sebelumnya ia lebih dulu menjual dengan harga serupa, hanya saja setiap hari Jumat bukan setiap hari.

"Iya dulu jualannya cuma Jumat aja yang diskon. Tapi dari 5 bulan lalu jadi tiap hari," katanya.

Kala itu ia hanya ingin beramal setiap Jumat atau biasa disebut Jumat Berkah.

Berjualan dengan harga murah tak selamanya membuat rugi.

Diana justru sempat tak mengira jika dirinya tetap bisa mendapatkan untung walaupun hanya berjualan mie ayam dengan harga Rp 5 ribu.

"Jadi karena memang niat awalnya untuk amal, tidak mengira juga bisa dapat untung. Jadi untung ini di dapat dari banyaknya mangkuk mie yang terjual. Kalau ratusan mangkuk ke tutup di situ modalnya. Untungnya pun dapat karena itu juga. Kan kalo begini niat amal malahan jadi untung juga," jelasnya.

Kata masyarakat soal mie ayam Rp 5 ribu

Hadir di tengah masyarakat dengan harga murah tentulah menjadi daya tarik sendiri.

Ita misalnya. Ia rela datang dari Pondok Gede ke Rawa Binong untuk menyantap mie ayam ini.

Ita menuturkan harga murah yang ditawarkan sangat membantu terutama di tengah pandemi.

"Ini bagus ya, maksudnya harga yang murah ini justru bisa merakyat. Siapa yang mau makan mie ayam tak lagi perlu merogoh kocek mahal. Sebab di sini ada yang murah," jelasnya.

Senada, Yanti, pembeli lainnya juga menuturkan hal serupa.

Pembelian makanan yang bisa dibungkus sangat menolong masyarakat di tengah pandemi.

"Saya tahu ini dari mulut ke mulut aja sih. Nah ini kebetulan bisa dibungkus, makanya beneran ngebantu. Jadi kita tetap bisa menyantap mie ayam ataupun bakso murah di rumah," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved