Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 Naik Setelah Libur Tahun Baru, Kepulauan Seribu Wajibkan Swab Antigen untuk Wisatawan

Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Seribu yang meningkat usai momen Tahun Baru 2021 membuat pihak Tiga Pilar setempat putar otak.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
istimewa
ILUSTRASI Petugas Puskesmas Pasar Rebo saat melakukan tes swab antigen terhadap pelanggar protokol kesehatan di Jalan Petigaan Gentong, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Seribu yang meningkat usai momen tahun baru 2021 membuat pihak Tiga Pilar setempat putar otak.

Untuk menekan laju persebaran kasus corona hingga Kepulauan Seribu kembali menuju zona hijau, salah satu pengetatan dilakukan terhadap kunjungan wisatawan.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu untuk mengedepankan tes cepat antigen untuk para wisatawan.

Baca juga: 9 Homestay di Pulau Seribu Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Sudah Tampung 34 Pasien Covid-19

"Sekarang kita mengedepankan semuanya rapid dan antigen. Semenjak kemarin, angka positif cukup tinggi. Di Januari itu tanggal 23 sempet 150 kasus Covid-19, padahal di tahun lalu itu kita sampai zero," kata Eko saat dihubungi awak media, Jumat (12/3/2021).

Melihat kasus Covid-19 yang kembali meningkat, Polres Kepulauan Seribu lantas berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Dalam rapat koordinasi, diputuskan bahwa keterangan rapid test antigen menjadi syarat wajib wisatawan untuk berkunjung ke Kepulauan Seribu.

Tentunya, hasil rapid test para wisatawan harus negatif atau non reaktif Covid-19.

"Kami perketat dengan cara swab antigen untuk wisatawan yang mau masuk ke Kepulauan Seribu," kata Eko.

Dalam prosesnya, para wisatawan harus menjalani rapid test antigen di pintu kedatangan maupun keberangkatan.

Baca juga: 310 Anggota Polri di Kepulauan Seribu Terima Vaksinasi Covid-19 Sinovac

Kebijakan ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Menurut Eko, di tahun lalu, wisatawan hanya diwajibkan membawa surat hasil tes tanpa harus menjalani rapid test antigen langsung di tempat.

"Kalau dulu waktu tahun lalu itu harus bawa surat rapid, cuman warga kan harus bayar. Nah kita punya fasilitas kita manfaatkan, jadi yang mau berangkat kita rapid," ucap Eko.

Apabila wisatawan dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test antigen, mereka akan langsung diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved