Sisi Lain Metropolitan

Selalu Habis Ratusan Porsi, Mie Ayam dan Bakso di Cipayung Jaktim Ini Dibanderol Cuma Rp 5 Ribu

Bila Anda mencari harga mie ayam dan bakso murah, Mie Ayam Mojang Sumedang bisa jadi rekomendasinya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Selalu Habis Ratusan Porsi, Mie Ayam dan Bakso di Cipayung Jaktim Ini Dibanderol Cuma Rp 5 Ribu - mie-ayam-rawa-binong-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mie ayam Rp 5 ribu perporsi yang dijual setiap hari di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021)
Selalu Habis Ratusan Porsi, Mie Ayam dan Bakso di Cipayung Jaktim Ini Dibanderol Cuma Rp 5 Ribu - mie-ayam-rawa-binong-3.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mie ayam Rp 5 ribu perporsi yang dijual setiap hari di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021).
Selalu Habis Ratusan Porsi, Mie Ayam dan Bakso di Cipayung Jaktim Ini Dibanderol Cuma Rp 5 Ribu - mie-ayam-rawa-binong-1.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mie ayam Rp 5 ribu perporsi yang dijual setiap hari di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021)
Selalu Habis Ratusan Porsi, Mie Ayam dan Bakso di Cipayung Jaktim Ini Dibanderol Cuma Rp 5 Ribu - mie-ayam-rawa-binong.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Mie ayam Rp 5 ribu perporsi yang dijual setiap hari di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Bila Anda mencari harga mie ayam dan bakso murah, Mie Ayam Mojang Sumedang bisa jadi rekomendasinya.

Mojang Sumedang, ialah satu diantara tempat makan mie ayam dan bakso seharga Rp 5 ribu perporsinya yang ada di Ibukota.

Terletak di Jalan Rawa Binong, Kramat 3, Cipayung, Jakarta Timur seporsi mie ayam dan bakso bisa dinikmati dengan harga Rp 5 ribu setiap harinya.

Tak hanya makan di tempat, mie ayam dan bakso dengan harga murah ini bisa dinikmati juga bersama keluarga di rumah alias dibungkus.

"Benar. Harganya cuma Rp 5 ribu. Mau mie ayam atau bakso harganya sama, cuma Rp 5 ribu. Setiap hari harganya memang segitu," kata Diana selaku pemilik, Jumat (12/3/2021).

Tak memiliki alasan merinci, Diana hanya menjelaskan hal ini merupakan keinginannya sedari dulu.

Selanjutnya, pada November 2020 lalu, ia memberanikan diri memberikan harga tersebut untuk umum.

Baca juga: Kuliner Legendaris di Pasar Minggu: Mie Ayam Engko A Hin, Terkenal Enak dan Sudah Jualan 40 Tahun 

"Enggak ada alasannya sih. Karena memang sudah keinginan dari dulu aja. Jadi biar lebih ramai dan lebih dikenal orang aja. Akhirnya 5 bulan lalu sudah mulai dibuka," katanya.

Dalam satu hari, mie ayamnya bisa habis 150-200 porsi sementara untuk bakso bisa habis ratusan porsi dengan total bakso 5 kilogram.

"Keuntungan? sama aja. Kalau dulu sedikit menjual tapi untungnya sama. Kalau sekarang lebih banyak menjual. Jadi secara keuntungan sama aja, karena perporsi itu saya masih punya untung Rp 2 ribu," jelasnya.

Kendati begitu, Diana memastikan ia menggunakan mie dari home industri dan toping ayam seutuhnya, tanpa campuran jamur.

"Murni ayam semua ini. Jadi gak saya campurkan dengan yang lainnya seperti jamur," ungkapnya.

Baca juga: Terdampak Pandemi, Donatur Hentikan Sementara Kopi hingga Air Mineral Gratis Dalam Gang di Makasar

Berawal dari jual mie ayam Rp 5 ribu tiap Jumat

Untuk diketahui, ini bukan kali pertama Diana menjual mie ayam dengan harga Rp 5 ribu.

Sebelumnya ia lebih dulu menjual dengan harga serupa, hanya saja setiap hari Jumat bukan setiap hari.

Selain itu, dulunya mie ayam dengan harga Rp 5 ribu ini tidak berlaku jika dibungkus atau hanya berlaku untuk makan di tempat.

"Iya dulu jualannya cuma Jumat aja yang diskon. Tapi dari 5 bulan lalu jadi tiap hari," katanya.

Kala itu ia hanya ingin beramal setiap Jumat atau biasa disebut Jumat Berkah.

Baca juga: Penjelasan Dokter Soal Banyak Minum Air Putih Baik untuk Kesehatan Ginjal Ternyata Keliru

Nyatanya, berjualan dengan harga murah tak selamanya membuat rugi.

Diana justru sempat tak mengira jika dirinya tetap bisa mendapatkan untung walaupun hanya berjualan mie ayam dengan harga Rp 5 ribu.

"Jadi karena memang niat awalnya untuk amal, tidak mengira juga bisa dapat untung. Jadi untung ini di dapat dari banyaknya mangkuk mie yang terjual. Kalau ratusan mangkuk ke tutup di situ modalnya. Untungnya pun dapat karena itu juga. Kan kalo begini niat amal malahan jadi untung juga," jelasnya.

Kata masyarakat soal mie ayam Rp 5 ribu

Hadir di tengah masyarakat dengan harga murah tentulah menjadi daya tarik tersendiri.

Ita misalnya. Ia rela datang dari Pondok Gede ke Rawa Binong untuk menyantap mie ayam ini.

Ita menuturkan harga murah yang ditawarkan sangat membantu terutama di tengah pandemi.

Baca juga: Mi Ayam Rp10 Ribu di Jalan Salemba Raya, Pelanggan Akui Enak, Tertarik?

"Ini bagus ya, maksudnya harga yang murah ini justru bisa merakyat. Siapa yang mau makan mie ayam tak lagi perlu merogoh kocek mahal. Sebab di sini ada yang murah," jelasnya.

Senada, Yanti, pembeli lainnya juga menuturkan hal serupa.

Pembelian makanan yang bisa dibungkus sangat menolong masyarakat di tengah pandemi.

"Saya tahu ini dari mulut ke mulut aja sih. Nah ini kebetulan bisa dibungkus, makanya beneran ngebantu. Jadi kita tetap bisa menyantap mie ayam ataupun bakso murah di rumah," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved