Terkendala Cuaca Ekstrem, Pembangunan Jakarta International Stadium Baru 50 Persen

Pemprov DKI Jakarta terus mengebut proyek pembuatan Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Tanjung Priok

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Dok jakpro
Area proyek pembangunan Jakarta International Stadium. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terus mengebut proyek pembuatan Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Direktur Proyek JIS Iwan Takwin mengatakan, progres pembangunan stadion megah tersebut kini hampir mencapai 50 persen.

"Realisasi pembangunan JIS tetap berproges dengan capaian di minggu ke-79 sebesas 49,94 persen," ucapnya, Jumat (12/3/2021).

Meski demikian, ia mengakui, proyek pembangunan stadion kebanggan warga Jakarta ini kini terkendala masalah cuaca.

Baca juga: Dirut Terjerat Kasus Korupsi, Sarana Jaya Tetap Dipercaya Anies Bangun Tempat Pengolahan Sampah

Pasalnya, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir menghambat proses pembangunan yang kini sedang dalam tahap pekerjaan ketinggian.

Untuk itu, tak hanya air hujan yang menjadi kendala para pekerja di lapangan, melainkan juga kencangnya angin yang terkadang memaksa para pekerja menghentikan sementara pekerjaan mereka hingga kondisi aman. 

Baca juga: Kamu Sakit Gigi? Yuk Coba Atasi 6 Obat Tradisional Ini, Bahan Mudah Ditemukan di Dapur!

"Cuaca ekstrem cukup menjadi kendala akhir-akhir ini, seperti hujan deras dan kecepatan angin yang sangat tinggi, serta di waktu bersamaan pengerjaan proyek sedang dalam tahap beberapa pekerjaan di ketinggian," ujarnya dalam keterangan tertulis.

"Terlebih JIS dirancang memiliki 3 tier tribun penonton,” tambahnya menjelaskan.

Beragam upaya pun dilakukan agar proyek stadion yang bakal menjadi kandang Persija Jakarta ini bisa selesai tepat waktu.

Baca juga: Tips Masak Steak Wagyu di Rumah, Ciptakan Surga Dunia ala Chef Arnold Poernomo

Meski demikian, Iwan menyebut, pihaknya tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para pekerja.

Dengan demikian, penyelesaian progres pembangunan JIS bisa paralel dengan zero accident atau nihil kecelakaan kerja.

Baca juga: Mulai Besok Taman Margasatwa Ragunan Dibuka Lagi, Warga Luar Jakarta Boleh Datang

“Kami berkomitmen melakukan upaya pencegahan kecelakaan secara proaktif yang berfokus pada at risk behavior”, kata dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved