Dugaan Pembunuhan Pria Jerman dan Istrinya di BSD, ART Sempat Melihat Kejadian dan Kabur
Polres Tangerang Selatan mendapatkan keterangan saksi kunci pembunuhan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Polres Tangerang Selatan mendapatkan keterangan saksi kunci pembunuhan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman di Tangerang Selatan.
Diinformasikan, terjadi dugaan pembunuhan sadis yang melibatkan WNA Jerman berinisial K dan istrinya seorang warga negara Indonesia berinisial N sebagai korban.
Kejadian tersebut terjadi di rumah korban yang berlokasi di Perumahan Griya Loka 2, BSD, Tangerang Selatan pada Sabtu (13/3/2021) dini hari.
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya Saputra menerangkan kalau pihaknya sudah mendenger sekelibat kesaksian dari asisten rumah tangga (ART) korban.
Pasalnya, ART tersebut berada di dalam rumah korban saat pelaku melancarkan aksinya.
Baca juga: Paula Verhoeven Umumkan Kehamilan Kedua, Kiano Tiger Wong Bakal Jadi Kakak
"Memang saksi waktu saat kejadian ada di rumah, kemudian keluar mendengar majikannya berkelahi, dan akhirnya dia sudah di luar duluan akhirnya menyelamatkan diri," jelas Angga di Mapoltes Tangerang Selatan.
Dalam aksi pelariannya, saksi sempat mendengar teriakan majikannya namun, karena panik ia terus berlari.
Sang ART pun langsung meminta bantuan kepada saksi 2 dan 3 yang berprofesi sebagai kuli bangunan yang berada persis di sebelah rumah korban.
"Saksi-saksi ini ada tiga orang. Satu pembantu, setelah itu dia lari ke salah satu rumah temannya yang pekerja bangunan," sambung Angga.
Baca juga: Penjelasan Atta Orang Tuanya Tidak Hadir Saat Melamar Aurel Hermansyah
Jajaran kepolisian juga menemukan sebuah benda tajam berbentuk sebuah kapak di dekat jasad warga negara asing (WNA) asal Jerman di Tangerang Selatan.
AKP Angga Surya Saputra menjelaskan, saat pihaknya mendatangi lokasi kejadian terdapat sebuah kapak.
"Dari TKP kita mendapatkan beberapa barang butki, ada senjata hanya korek api menyerupai senjata, dan kapak yang diduga digunaan untuk melakukan hal itu (pembunuhan)," jelas Angga.
Kapak tersebut diduga kuat menjadi alat yang digunakan pelaku untuk membunuh kedua korbannya secara keji.
Sebab, lanjut Angga, terdapat luka bacok di leher K yang berstatus sebagai warga negara Jerman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kasatreskrim-polres-tangerang-selatan-akp-angga-surya-saputra.jpg)