Breaking News:

Terancam 5 Tahun Penjara, Tersangka Tabrak Lari di Bundaran HI Dibui

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar memastikan pelaku tabrak lari berinisial DA (19) ditetapkan sebagai tersangka.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, saat diwawancarai awak media soal kasus tabrak lari, di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021). Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar memastikan pelaku tabrak lari berinisial DA (19) ditetapkan sebagai tersangka. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar memastikan pelaku tabrak lari berinisial DA (19) ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku sudah ditetapkan tersangka. Ditahan dua puluh dari ke depan," kata Fahri, saat dikonfirmasi, Minggu (14/3/2021).

Dijelaskan Fahri, mobil yang dikendarai DA menabrak pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada beberapa hari lalu.

Akibatnya, tulang rusuk pesepeda tersebut rusak.

Fahri mengatakan, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 310 Ayat 3 tentang Undang-Undang Lalu Lintas.

"Pengendara mobil diduga lalai, ditambah korbannya mengalami luka berat, itu alasan kita menyesuaikan hukuman apa yang tepat diberikan," tutur Fahri.

Tak hanya itu, DA juga terancam lima tahun penjara dengan denda Rp10 juta karena melanggar Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas.

"Kemarin Pak Dirlantas sudah mengatakan, tersangka juga bisa terancam lima tahun penjara dan bayar denda sepuluh juta," jelas Fahri.

"Tersangka juga tidak memberikan pertolongan saat menabrak korban. Bisa terancam juga tiga tahun (penjara), ditambah Rp75 juta dendanya," ucap Fahri.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved