Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kota Bekasi Sudah Mulai Suntik Vaksin Covid-19 untuk Lansia di Atas 59 Tahun

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai lakukan penyuntikan vaksinasi dengan sasaran lanjut usia

ISTIMEWA
Proses vaksinasi untuk lansia di Rumah Sakit Siloam, Bekasi Timur, Senin (15/3/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai lakukan penyuntikan vaksinasi dengan sasaran lanjut usia (lansia), Senin (15/3/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, pelaksanaan vaksinasi lansia di lakukan di 120 titik fasilitas kesehatan di Kota Bekasi meliputi puskesmas, rumah sakit dan klinik.

"Kami sudah mulai lakukan vaksinasi untuk lansia di atas 59 tahun, sementara sasaran vaksin didaftarkan melalui perangkat wilayah," kata Tanti di Stadion Patriot, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Wali Kota Pastikan Stok Vaksin di Kota Bekasi Tidak Ada yang Kedaluwarsa, Begini Penjelasannya

Tanti menjelaskan, alokasi vaksin untuk sasaran lansia di Kota Bekasi sebanyak 5200 orang. Penyuntikan sudah berjalan untuk dosis pertama.

"Saat ini sudah berjalan penyuntikan dosis pertama dari data terakhir 169 orang, sejauh ini masih berjalan," jelas Tanti.

Tanti memastikan, pengecekan kesehatan untuk sasaran vaksinasi lasia berbeda dengan sasaran lain.

Tenega kesehatan atau vaksinator dalam hal ini, akan melakukan observasi lebih mendalam sebelum melakukan penyuntikan.

"Lansia pastinya krn memang sedikit berisiko ya, klau lansia itukan harus lebih cermat artinya harus dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

Jika pada proses vaksinasi dengan sasaran di luar lansia, proses pengecekan kesehatan cukup dengan tensi darah, kali ini berbeda.

"Kemarin kan cukup tensi, ditanya kondisinya saat itu, kalau lansia harus ditanya semuanya, pernah sakit apa selama ini? Minum obat apa? Ada alergi apa? Harus lebih mendalam lagi karena lebih rentan," paparnya.

Untuk lansia yang sudah mendapatkan jadwal vaksinasi melalui pemberitahuan SMS, Dinkes mengimbau agar data pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan.

"Seandainya ada lansia yang kondisinya tidak baik, pastinya akan ditangguh kan dulu, tidak divaksinasi," terangnya.

"Karena untuk mendapatkan vaksinasi bagi golongan lansia, harus diperiksa dulu kesehatannya. Oleh karena itu pengecekan lansia akan lebih dalam lagi dibandingkan dengan sasaran lainya," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved