Breaking News:

Rumah Warga Tangerang Dibeton 2 Meter Selama 2 Tahun, Keluar-Masuk Panjat Beton: Begini Awal Mulanya

Warga Jalan Akasia Nomor 1 RT 04/03, Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang harus memanjat tembok beton setinggi dua meter untuk keluar masuk rumah

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Potret warga Jalan Akasia Nomor 1 RT 04/03, Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang harus memanjat tembok beton setinggi dua meter untuk keluar masuk rumahnya di kawasan Tajur, Kota Tangerang, Senin (15/3/2021). 

Pasalnya, almarhum Munir tidak tahu menahu soal kepemilikan tanah tersebut.

Tiba-tiba pada tahun 2019, seseorang yang mengaku pewaris tanah tiba-tiba datang.

"Tapi jalan yang di situ punya saya dipagar lah jalan itu," kata Asep menirukan nada yang mengaku sebagai ahli waris.

"Saat itu, kami masih dikasih akses masuk, cuma bisa satu motor," tambah Asep

Lanjutnya, ketika memasuki musim hujan awal tahun ini, kawasan tersebut digenangi banjir tinggi.

Menyebabkan beton yang menghalangi rumahnya roboh.

"Eh malah setelah banjir dipasang kawat di atas," keluh Asep.

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Amien Rais Tentang Presiden Tiga Periode, Jokowi: Jangan Buat Kegaduhan Baru

Asep juga mengatakan, ibunya mengalami trauma saat beton yang menutupi rumahnnya roboh.

Dikarenakan, Ruli yang mengaku sebagai pemilik tanah mengancam dengan menggunakan senjata tajam berjenis golok.

"Ibunya ini sempet dikalungin golok gara-gara pager roboh. Kemarin itu kerendem banjir, nah tiba-tiba katanya pager ada yang roboh. Engga tahu lah entah karena banjir atau karena ambles," cerita Asep.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved