Kapolres Jaksel Soal Bentrokan di Pancoran: Jangan Mengaburkan Masalah Pokok
Kombes Pol Azis Andriansyah mengimbau warga dan PT Pertamina fokus pada pokok perkara terkait sengketa lahan di Pancoran
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengimbau warga dan PT Pertamina fokus pada pokok perkara terkait sengketa lahan di Gang Pancoran Buntu II, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ia pun meminta pihak luar tidak memperkeruh suasana dalam permasalahan ini.
"Harusnya, sekali lagi, jangan mengaburkan masalah pokok. Masalah pokok kan antara warga dan pihak Pertamina. Yang lain itu membela masing-masing pihak," kata Azis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: 177 Warga Pulogadung Mengungsi Akibat Kebakaran
"Harusnya yang membela masing-masing pihak itu jangan melakukan tindakan apa pun dulu dua-duanya. Biarkan proses hukum maupun mediasi berjalan," tambahnya.
Azis juga telah melakukan pertemuan dengan warga seusai bentrokan pada Rabu (17/3/2021) malam.
"Ya itu saya meredam, waktu itu saya tidak menyampaikan untuk membela, mendebat, dan lain sebagainya, intinya meredam. Jangan sampai masalah pokoknya bias," ujar dia.
Baca juga: Dua Hari Pencarian, Pria Tenggelam di Sungai Citarum Bekasi Belum Ditemukan
Sebelumnya, seorang warga yang tinggal Gang Pancoran Buntu II, Lilik Sulistyo, menceritakan detik-detik terjadinya bentrokan pada Rabu (17/3/2021) malam.
Bentrokan ini disebabkan karena persoalan sengketa lahan seluas 5,1 hektare di Gang Pancoran Buntu antara warga dan PT Pertamina.
Lilik mengungkapkan, mulanya warga melihat sejumlah orang tak dikenal yang diduga organisasi masyarakat (ormas) memasuki lahan sengketa.
Baca juga: Sengketa Lahan di Pancoran, Pertamina Klaim Tak Pernah Kerahkan Ormas
"Itu jam 21.00 WIB. Masuknya itu nggak langsung bergerombol, satu-satu masuk. Tahu-tahu sudah ramai di depan," kata Lilik di lokasi, Kamis (18/3/2021).
Melihat hal itu, warga berupaya mendorong keluar sekelompok orang diduga ormas tersebut.
Namun, ketika sampai di pintu masuk utama, terjadi cekcok hingga berujung bentrok.
"Di depan terjadi lah gesekan, bentrok," ujar Lilik.
Baca juga: Tenggorokan Haus Berujung Penyesalan Mendalam, Terancam Kerja Keras demi Pendidikan Ratusan Siswa
Baca juga: Flu Afrika Serang Kabupaten Bangka, Sudah 600 Ekor Babi Mati
Menurut Lilik, massa diduga ormas itu lebih dulu melempari warga dengan bom molotov. Hanya saja, lemparan bom molotov pertama itu tidak meledak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kapolres-metro-jakarta-selatan-kombes-pol-azis-andriansyah-tentang-bentrokan.jpg)