Breaking News:

Terungkap 3 Skema Pertamina Bayar Uang Kerohiman untuk Warga Pancoran Buntu, Terbesar Rp 60 Juta

Warga Gang Pancoran Buntu II, Lilik Sulistyo (44), mengungkapkan skema pembayaran uang kerohiman sebagai ganti rugi atas lahan sengketa dari Pertamina

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Suasana di Gang Buntu Pancoran II, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021). Warga dan massa diduga ormas sempat bentrok pada Rabu (17/3/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Warga Gang Pancoran Buntu II, Lilik Sulistyo (44), mengungkapkan skema pembayaran uang kerohiman sebagai ganti rugi atas lahan sengketa dari PT Pertamina.

Menurutnya, terdapat tiga kategori uang kerohiman untuk warga Pancoran Buntu.

"Jadi ada tiga (kategori uang kerohiman), dari kecil, sedang, dan besar," kata Lilik di lokasi, Kamis (18/3/2021).

Untuk kategori uang kerohiman kecil, jelas Lilik, diperuntukkan bagi pemilik lapak yang lahannya kurang dari 100 meter persegi. Kategori ini mendapat uang kerohiman sebesar Rp 18 juta.

Sementara itu, kategori sedang yang luas bangunannya di atas 100 meter persegi menerima Rp 38 juta.

"Kalau yang di atas 300 meter persegi itu dapat Rp 60 juta," ungkap Lilik.

Baca juga: Dewi Perssik Murka Tak Diundang ke Pesta Nikita Mirzani, Nyai Disebut Cari Masalah: Musuhin Aja Nih

Baca juga: Dipaksa Mundur dari All England 2021, Wakil Indonesia Dapat Dukungan dari Malaysia dan Denmark

Baca juga: Jadwal One Piece 1008, Kurozumi Higurashi Menyamar Jadi Kozuki Oden untuk Balaskan Dendam Orochi

Dari 43 pemilik lapak di Gang Pancoran Buntu II, 28 di antaranya sudah menerima uang kerohiman, termasuk Ketua RT setempat.

"Sekarang berarti tinggal 15 yang belum terima," kata dia.

Ia menyebut perwakilan dari PT Pertamina berkali-kali membujuk warga agar mau menerima uang kerohiman.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved