Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

1.849 Polisi Siaga Jelang Sidang Dakwaan Rizieq Shihab di PN Jaktim, Simpatisan Diimbau Tak Datang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal menggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
ILUSTRASI Apel kesiapsiagaan personel pengamanan sidang perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan yang menjerat Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (15/3/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sebanyak 1.849 personel Polri akan diterjunkan untuk pengamanan sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan yang menjerat Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (19/3/2021).

Sebelumnya, Pengadilan Jakarta Timur memastikan sidang perkara tes swab Muhammad Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor pada Jumat (19/3) digelar secara virtual.

Meski pada sidang perdana Selasa (16/3) Rizieq Shihab dan tim kuasa hukumnya kompak walk out karena menolak sidang digelar secara virtual.

Baca juga: Link Live Streaming YouTube Sidang Dakwaan Rizieq Shihab di Pengadilan Jakarta Timur

Hal ini turut diungkapkan oleh Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal.

Ia mengatakan Majelis Hakim yang mengadili perkara menetapkan sidang tetap digelar virtual.

Terkait hal tersebut, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan memastikan jumlah personel Polri akan mengalami peningkatan.

Dari sebelumnya hanya 659 personel, kini akan menjadi 1.849 personel Polri atau hampir tiga kali lipatnya.

Baca juga: Bantu Robert Lumban yang Jadi Tergugat, Togar Situmorang Ingin Sidang Mediasi Harta Waris Selesai

"Saya bersama Polda Metro Jaya, untuk objek pengamanan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur ini sudah kita rapatkan. Nanti juga bersama untuk unsur terkait seperti dari TNI, Dandim, Satpol PP kemudian dari unsur security disini, dishub dan sebagainya," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (18/3/2021).

"Kekuatan yang kita besok akan tampilkan, kita tingkatkan menjadi 1.849 orang, dan untuk menegakkan prokes apabila ada kerumunan maka kami sudah akan meningkatkan CB," lanjutnya.

Sementara itu, sejumlah titik yang berpotensi terjadi kerumunan akan diawasi oleh petugas gabungan, termasuk dari unsur TNI yakni Kodim 0505 Jakarta Timur.

Baca juga: Hakim Belum Putuskan Bakal Hadirkan Rizieq Shihab Langsung dalam Sidang di Pengadilan Negeri Jaktim

Dandim 0505/Jakarta timur Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto mengatakan akan menerjunkan 100 personelnya untuk membantu pengamanan di PN Jakarta Timur.

"Kita dari TNI sudah siapkan sebanyak 1 SSK (100 orang). Titik-titiknya ada kita stand bykan, ada nanti di lapangan dengan satu-satuan," jelasnya.

Simpatisan diimbau saksikan lewat YouTube

Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal menggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab pada Jumat (19/3/2021) secara online.

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal mengatakan sidang beragenda pembacaan dakwaan tersebut bisa disaksikan lewat YouTube.

"Streaming persidangan di channel YouTube resmi Pengadilan Negeri Jakarta Timur di youtube.com/c/PNJAKTIM. Sidang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB," kata Alex saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021).

Lantaran tidak menghadirkan Rizieq langsung di ruang sidang dia mengimbau simpatisan tidak datang ke Pengadilan sebagaimana pada Selasa (16/3) lalu saat jadwal semestinya sidang digelar.

Tujuannya guna mencegah penularan Covid-19 meluas lewat kerumunan, mengingat pandemi masih melanda dan penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta Timur masih tinggi.

"Demi menjaga protokol kesehatan bersama dan menghindari kerumunan, silakan menonton live streaming jalannya persidangan di channel YouTube resmi pengadilan," ujarnya.

Alex menuturkan sidang pembacaan dakwaan yang digelar meliputi lima berkas perkara, tiga di antaranya berkas Rizieq Shihab dengan nomor 221, 225, dan 226.

Baca juga: Bakal Pamer Kekuatan Amankan Sidang Rizieq Shihab Besok, Polisi Janji Tegas Bila Terjadi Kerumunan

Berkas nomor 221 perkara kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat pada 13 November 2020, nomor 225 perkara tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI pada 27 November 2020 lalu.

Sementara berkas nomor 226 perkara kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor pada tanggal 13 November 2020 lalu.

Dua berkas lain yakni nomor 222 atas perkara kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat pada waktu yang sama dengan kejadian Rizieq Shihab.

Berkas perkara ini untuk lima terdakwa yakni H. Haris Ubaidillah, H. Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

"Untuk berkas perkara nomor 221, 222, dan 226 itu (ketua) majelis hakimnya pak Suparman Nyompa. Ini merupakan perkara lanjutan dari sidang Selasa kemarin yang jaringannya (internet) terganggu," ujarnya.

Berkas nomor 224 perkara kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor dengan terdakwa Muhammad Hanif Alatas.

Alex menyebut pihaknya sudah melakukan geladi bersih sidang virtual Rizieq pada Kamis (18/3) guna mencegah adanya gangguan koneksi internet terulang.

"Kami sudah melakukan perbaikan terhadap jaringan-jaringan (Internet) maupun audionya. Mudah mudahan tidak ada lagi kendala. Kendala sekecil apa pun kita minimalisir agar tidak terulang kembali (gangguan teknis). Mari doakan aja biar kita lancar semua," tuturnya.

Baca juga: 1.849 Personel Polri Akan Diterjunkan Dalam Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Besok

Alex mengatakan Majelis Hakim perkara kasus tes swab di RS UMMI Bogor juga sudah memerintahkan JPU menghadirkan Rizieq Shihab secara virtual pada Jumat (19/3/2021).

Pasalnya pada sidang Selasa (16/3) sebelum dakwaan dibacakan eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) walk out dari ruang Bareskrim Polri lokasi dia mengikuti sidang virtual.

"Sudah memerintahkan (JPU) untuk menghadirkan terdakwa di persidangan dan terdakwa tidak ada mengenal kata walk out. Kalau dia walk out ya engga ada sidang lah. Tapi kalau pengacara karena dia memang kemerdekaan nya belum diramapas dia bisa meninggalkan," lanjut Alex.

(TribunJakarta/Indah/Bima)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved