Penemuan Potongan Kaki Manusia
Potongan Kaki Manusia di Tangsel Bukan Korban Mutilasi, Tapi Hasil Amputasi Penderita Diabetes
Terungkap, potongan kaki manusia di dekat Masjid Jami An Nimah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, bukan korban mutilasi.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Terungkap, potongan kaki manusia di dekat Masjid Jami An Nimah, Pondok Aren, Tangerang Selatan, bukan korban mutilasi.
Potongan kaki kanan tersebut ditemukan di Jalan Japos samping Masjid Jami An Nimah, Perumahan Japos Graha Lestari, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren.
Saksi mata Soni Azharudin menemukan potongan kaki pada Jumat (19/3/2021) pagi dalam kondisi terbungkus plastik hitam dilakban.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin memastikan potongan kaki manusia itu diduga sisa amputasi penderita diabetes.
"Sementara hasil pemeriksaan medis dari potongan kaki tersebut ditemukan luka dari penderita diabetes melitus," ucap Iman dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel pada Jumat sore.
Baca juga: Kesal Hanya Dilayani 30 Menit Padahal Sudah Minum Obat Kuat, Pria Ini Bunuh Teman Kencannya
Menurut Iman, keterangan itu berdasar kesimpulan sementara hasil pemeriksaan forensik di RSUD Tangerang di mana ada luka potong.
"Ini keterangan dokter. Kaki hasil proses amputasi terhadap penderita diabetes melitus," Iman menambahkan.

"Hasil pemeriksaan medis bekas potongannya itu potongan operasi amputasi. Tapi itu sementara," ia menegaskan.
Sempat menyeruak potongan kaki tersebut merupakan korban mutilasi.
Baca juga: Rajin Bikin Video Porno Sejak 2020, Pasangan Kekasih di Bogor Dapat Uang Belasan Juta dari Pornhub
Baca juga: Rizieq Shihab Ngotot Sidang Langsung hingga Bandingkan dengan Koruptor, Hakim Tegaskan Habib Berbeda
Baca juga: One Piece Chapter 1008 di Manga Plus, Hanya Buah Iblis Kozuki Momonosuke yang Bisa Hentikan Kaido
Kendati demikian, Iman mengatakan, pihaknya terus menyelidiki sampai tuntas kasus penemuan potongan kaki yang sempat menggegerkan warga tersebut.
"Kita tetap melakukan penyelidikan terhadap temuan tersebut," beber dia.
Baca juga: Hotel Cynthiara Alona Jadi Sarang Prostitusi, Ketua RT: Warga Resah, Tak Ada Persetujuan Tetangga
Gara-gara Bau Busuk
Soni Azharudin yang notabene warga setempat mengaku sudah sejak kemarin melihat paket terbungkus plastik hitam itu, namun ia mengabaikannya.
Barulah pada Jumat (19/3/2021) pagi saat beristirahat selesai joging pukul 07.00 WIB, Soni didatangi pengurus Masjid Jami An Nimah.
