Anies Baswedan Bawa Sepeda Non Lipat Masuk MRT Tuai Polemik, Pihak MRT Turun Tangan Beri Penjelasan
Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bawa sepeda masuk MRT tuai polemik. Pihak MRT Jakarta beri penjelasan.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
@swsnja Klwpun memang ada harus di bikin space di salah satu sudut misalnya kayak kereta ke bandara ( kayak buat naro koper , tapi Ini buat sepeda ). Tapi Klw secara pribadi sih bagus nya di tinjau lg jgn sampe ke nyamanan penguna baik yg bawa speda maupun ngk jd tergangu

MRT Beri Penjelasan
Pihak MRT Jakarta memberikan penjelasan mengenai aturan sepeda non lipat masuk MRT.
Akses sepeda non lipat saat ini tersedia di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab, Blok M BCA dan Bundaran HI
1. akses sepeda non lipat dapat digunakan pada hari senin-jumat di luar jam sibuk 06.30-09.00 dan 16.30-19.00 (Sabtu-Minggu mengikuti jam operasional MRT)
2. Sepeda non lipat yang boleh masuk adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati: 200 cm x 55 cm x 120 cm dengan lebar ban maksimal 15 cm
3. Pastikan untuk selalu berhati-hati saat menggunakan ramp yang tersedia.
4. Ikuti rambu dan arahan petugas, serta letakkan sepeda pada rak yang tersedia di stasiun
5. Gunakan kereta paling belakan dari arah datangnya kereta. Kapasitas maksimal 1 gerbong adalah 4 sepeda. Gunakan rangkaian kereta berikut jika kapasitas telah terpenuhi.
6. Selalu jaga fasilitas yang ada, serta kenyamanan penumpang lain saat membawa sepeda di lingkungan MRT Jakarta, ya.
Anies Ajak Warga Pakai Sepeda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat menggunakan sepeda sambil naik kereta cepat MRT Jakarta.
Anies mengatakan, kereta cepat MRT Jakarta menyiapkan gerbong khusus sepeda yang terdapat di bagian belakang.
"Memang sudah diatur di gerbong terakhir ada tempatnya dan memang dibatasi jumlahnya secara bertahap," kata Anies, saat diwawancarai awak media, di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/3/2021).
"Juga ada di tangga sudah disiapkan semacam rel bagi sepeda," lanjutnya.