Breaking News:

Kebakaran Kontrakan di Matraman

Korban Tewas Kebakaran di Matraman akan Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon dan Kota Padang

Camat Matraman Andriansyah mengatakan sebanyak lima korban bakal dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, sementara lima di kampung halaman

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Camat Matraman Andriansyah saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021). Menurut Camat, lima korban akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, dan lima lainnya dibawa ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat. 

Api baru berhasil dipadamkan pukul 05.50 WIB.

Setelah itu petugas mengevakuasi 10 jenazah korban dari kontrakan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta Pusat.

Baca juga: Janin Tertinggal Bongkar Skandal Wanita Bersuami dengan Teman Kerja, Butuh Sentuhan Malah Kebablasan

Selamat Dengar Teriakan

Ketua RT 03 Saryanto menuturkan, kebakaran dipicu korsleting dari satu unit kontrakan, lalu merembet ke motor yang terparkir di gang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberi keterangan di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberi keterangan di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

"Menurut keterangan salah satu warga kami dari kontrakan Pak Siswanto yang meninggal. Kurang lebih (penyebab kebakaran) arus pendek, di sampingnya ada motor jadi langsung meledak," tutur Saryanto.

Nanang Wahyudi (37) dan istrinya, Fani Yulian (31) masih syok akibat kebakaran empat kontrakan yang menewaskan 10 tetangga mereka.

Kontrakan suami istri ini diapit dua kontrakan dari tiga KK yang masing-masing dihuni 5 korban.

"Saya sama istri bangun dari tidur itu karena dengar teriak-teriak tetangga kanan, kiri," cerita Nanang.

"Mereka teriak tolong-tolong tapi enggak teriak kebakaran," Nanang menambahkan.

Nahas, saat mereka membuka pintu, dua unit motor yang terparkir di gang kontrakan sudah dilahap api.

Nanang dan Fani pun bergegas menyelamatkan diri ke luar gang, tanpa sempat menyelamatkan barang-barang berharganya.

Mereka hanya memikirkan nasib anak perempuan mereka yang berusia sembilan tahun.

Baca juga: 2 Tahun Nikah, Maia Estianty Ungkap Sikapnya Berbanding Terbalik dengan Irwan Mussry, Ashanty Kaget

"Pas saya buka pintu api dari motor itu langsung nyembur ke atas. Langsung saya ungsikan istri sama anak ke luar," kenang Nanang.

"Hitungan detik pas saya balik lagi ke lokasi enggak bisa, api sudah makin besar," beber dia.

Nanang Wahyudi (37) dan istrinya, Fani Yulian (31) saat memberi keterangan di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021).
Nanang Wahyudi (37) dan istrinya, Fani Yulian (31) saat memberi keterangan di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Nanang dan warga lainnya akhirnya berupaya memadamkan api sebisanya sambil meneriaki tetangga agar bergegas menyelamatkan diri.

Upaya itu gagal, karena api lebih cepat dan menyambar 5 motor di lokasi. 

Terbakarnya 5 motor semakin membuat api berkobar dan para korban pun terjebak.

"Sebenarnya yang rumah paling pojok itu masih bisa keluar. Tapi mungkin pas kejadian tidur jadi terlambat."

"Memang kejadiannya cepat banget, enggak sempat nyelametin barang juga," tuturnya.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan terbakarnya motor depan kontrakan Nanang karena perambatan api.

"Api sudah merambat dari kontrakan ke motor, saat kejadian motor parkir di Jalan gang pas depan kontrakan," kata Gatot.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved