Breaking News:

Pria Ngamuk Robohkan Rambu Lalu Lintas

Setelah Dilaporkan ke Polisi, Pria Ngamuk di Kalimalang Minta Maaf Datangi Kantor Dishub

Pria plontos pelaku perusakan papan rambu lalu lintas di Jembatan Grand Kamala Lagoon (GKL) Kalimalang Bekasi meminta maaf.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Y Gustaman
Dok Dishub Kota Bekasi
Kepala Dishub Kota Bekasi Dadang Ginajar (kiri) bersama Pramono di Kantor Dishub, Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (26/3/2021). Pramono datang untuk meminta maaf karena tempo hari merusak rambu lalu lintas. 

Teguh menambahkan, pihaknya tidak ingin kejadian serupa terulang lagi. Sebab, tindakan arogan apalagi sampai melakukan pengerusakan sangat tidak bisa ditolerir.

"Laporan dalam rangka untuk memberikan efek jera, bahwa apa yang dilakukan itu salah dan tidak ada pembiaran supaya enggak melakukan lagi dikemudian hari," tegasnya.

Dia berharap, kasus ini bisa benar-benar jadi pembelajaran masyarakat luas.

Baca juga: Jarang Disadari, Berikut 3 Bahaya Kerap Mengonsumsi Kentang Goreng

Jika ada keberatan dengan kebijakan atau hal lain, bisa disampaikan dengan bijak.

"Untuk pembelajaran masyarakat, karena negara kita negara hukum, segala sesuatu bisa dibacarakan, enggak main aturan sendiri," tuturnya.

Video Viral Pengerusakan

Pramono viral setelah sebuah video merekam aksinya. Ia mengamuk hingga merobohkan fasilitas rambu lalu lintas di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kota Bekasi, Kamis (25/3/2021).

Video diunggah akun instagram @dishubkotabekasi, tampak pria berkacamata hitam mengenakan pakaian singlet beradu mulut dengan petugas Dishub Kota Bekasi.

Dalam keterangan unggahan, peristiwa tersebut di Jembatan Grand Kamala Lagoon.

Pramono mencoba menyampaikan komplainnya ke petugas Dishub yang tengah bertugas mengatur lalin di sekitar lokasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved