Sisi Lain Metropolitan

Curahan Hati Pengamen Ondel-ondel Usai Dilarang Anies, Tuntut Pemprov DKI Sediakan Lapangan Kerja

Bila larangan itu benar-benar diterapkan, Irsyad berharap pemerintah menyediakan lapangan kerja bagi pengamen ondel-ondel.

Tayang:
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Boneka ondel-ondel yang biasanya dipakai pengamen berkeliling seputaran Jakarta dan sekitarnya di Kawasan Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (29/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Langit Jakarta siang itu beratap mendung, dirundung awan kelabu. Gerimis merenai membasahi kampung Kramat Pulo di Jalan Kembang Pacar, Senen, Jakarta Pusat.

Cuaca itu tak menyurutkan warga untuk mencari nafkah dengan mengamen ondel-ondel.

Sejumlah warga terlihat mendorong gerobak musik di pinggir jalan. Ada juga rombongan tiga sampai empat orang sedang mengikat ondel-ondel di atas bajaj.

Mereka yang bersiap pergi mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Beberapa bajaj dan mikrolet ngetem di sepanjang Jalan Kembang Pacar untuk mengangkut ondel-ondel.

Irsyad (20) bersama adiknya Arman (15) dan sepupunya, Ayini (9) hendak berangkat mengamen ondel-ondel meski hujan turun.

Baca juga: Ibu Mikhavita Wijaya Berang Putrinya Dianggap Selingkuh, Desak Bams Klarifikasi: Saya Terpukul!

Mereka berencana pergi dengan bajaj ke daerah Pamulang, Tangerang Selatan.

"Nanti di sana hujan juga berhenti," ujar Irsyad.

Ia harus pergi menjauh ke pinggir agar tidak terendus petugas satpol pp.

Irsyad (kiri), Ayini (kerudung pink) dan Arman (kanan) sebelum berangkat mengamen ondel-ondel di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (29/3/2021).
Irsyad (kiri), Ayini (kerudung pink) dan Arman (kanan) sebelum berangkat mengamen ondel-ondel di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (29/3/2021). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Sudah 2 tahun, Irsyad mengamen ondel-ondel. Penghasilannya dari ondel-ondel lumayan ketimbang pekerjaan sebelumnya.

Irsyad pernah bekerja dari petugas cleaning service di Mall Atrium lalu pembersih atm swasta. Kemudian, ia juga pernah bekerja sebagai sopir bajaj.

"Terus pindah ke ondel-ondel karena penghasilannya lumayan," ujarnya.

Hasil dari mengamen ondel-ondel untuk membantu menafkahi keluarga mereka. Sebab, ayahnya tak lagi bekerja sebagai ojek daring semenjak motornya disita rentenir. Irsyad dan Arman pun menjadi tulang punggung keluarga.

Baca juga: Istri Histeris Buka Pintu Lihat Sosok Mencurigakan di Belakang Suami, Kemudian Tubuhnya Terbakar

Baca juga: Deretan Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi dan Condet, Atribut FPI hingga Kode Takjil

"Saya tiga bersaudara. Kakak yang pertama sudah menikah. Saya yang kedua dan adik ikut bantu-bantu orangtua. Uang hasil mengamen disatuin," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved