Breaking News:

Larangan Mudik 2021, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tetap Naik Signifikan

PT Angkasa Pura II tetap memprediksi akan adanya lonjakan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat arus mudik 2021 di hari raya Idul Fitri 1442

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi saat ditemui di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II tetap memprediksi akan adanya lonjakan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat arus mudik 2021 di hari raya Idul Fitri 1442 H.

Prediksi tersebut setelah Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan larangan soal mudik Lebaran di tahun 2021 karena masih ada ada pandemi Covid-19.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi menjelaskan, selama pandemi Covid-19, pergerakan penumpang ataupun pesawat hanya mencapai 25 persen dari angka normal perharinya.

Maka, nantinya akan ada kenaikan hingga 50 persen dari angka normal sebelum pandemi Covid-19

"Kalau kemarin sebelum pelarangan mudik, diprediksi kenaikan trafik bisa sampai 70 persen dari normal," jelas Agus di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (31/3/2021).

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi saat dijumpai awak media di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (8/11/2020) malam.
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi saat dijumpai awak media di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (8/11/2020) malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Tapi sekarang, setelah adanya tidak diizinkan mudik, estimasi kami meningkat hanya 50 persen saja dari angka normal," sambung dia.

Pasalnya, PT Angkasa Pura II tetap akan bersiaga apa bila larangan mudik tetap diberlakukan.

Baca juga: Masih Uji Coba, Peresmian Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung - Tanjung Barat Akan Molor

Baca juga: Ada Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Ketua DPW PKS DKI: Jakarta Harus Tetap Aman

Baca juga: Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih, Persidangan Berakhir & Tak Dilanjut: Masih Tinggal Serumah

Walau dilarang, Agus mengaku pihaknya tidak boleh lengah untuk menjaga kondusivitas di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

"Sebenarnya bila mudik tidak dilarang justru kita harus di posisi siap siaga. Tapi ini tidak dizinkan, kami pun tidak boleh lengah, tetap harus bersiap," ungkap Agus.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved