Teroris Serang Mabes Polri

Bibir Ali Bergetar Ceritakan Anaknya ZA, Tak Menyangka Jadi Pelaku Penyerang di Mabes Polri

M Ali, orangtua ZA, tak kuasa menahan kesedihan saat menceritakan anaknya kepada kerabat dekatnya. Bibir M Ali bergetar saat berbincang dengan kerabat

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
M Ali, ayah ZA, saat menemui kerabatnya di rumah Jalan Lapangan Tembak, Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - M Ali, orangtua ZA, tak kuasa menahan kesedihan saat menceritakan anaknya kepada kerabat dekatnya.

Bibir M Ali sampai bergetar saat berbincang dengan Rabani Harahap.

Seperti diektahui, ZA melakukan penyerangan dengan cara melakukan penembakan terhadap anggota polisi di Mabes Polri, pada Rabu (31/3/2021) sore.

M Ali tak bisa menahan kesedihannya setelah tau kabar anak perempuannya melakukan aksi di teror di Mabes Polri.

Ali tampak mengendarai sepeda motor matic berwarna ungu menuju kediamnnya di Jl. Lapangan Tembak, Gg Taqwa  No.3 RT 003/019 Kel. Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

M Ali, ayah ZA saat bertemu dengan kerabatnya di Jalan Lapangan Tembak, Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021)
M Ali, ayah ZA saat bertemu dengan kerabatnya di Jalan Lapangan Tembak, Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Saat berhenti di halaman rumahnya, Rabani Harahap yang merupakan rekan Ali menghampirinya.

Disaat itu, Rabani langsung menyodorkan tangannya kepada Ali untuk mengucapkan bela sungkawa atas kejadian di Mabes Polri tersebut.

Kepada Rabani, Ali menceritakan bahwa tak menyangka kalau anaknya bakal melakukan aksi tersebut.

Baca juga: Nangis Dini Hari di Pusara Makam ZA, Ibunda Penyerang Mabes Polri: Allah Memanggil Kamu

Baca juga: Gemasnya Shireen Sungkar Gendong Ukkasya Muhammad Syahki, Puji Putra Zaskia & Irwansyah Tampan

Baca juga: Pelaku Penyerangan di Mabes Polri, Warga Kelapa Dua Wetan Diminta Tak Kucilkan Keluarga ZA

Keduanya berdialog dalam bahasa Mandailing.

Suara dan bibir Ali pun terlihat bergetar saat menceritakan kepada Rabani bahwa tak menyangka anaknya melakukan aksi teror di Mabes Polri.

Keduanya berbincang kurang lebih sekitar 5 menit di halaman depan rumah.

Ali beberapa kali terlihat menunduk saat bercerita kepada Rabani.

Kediaman terduga teroris ZA, Kamis (1/4/2021) pagi, tampak sepi dan terlihat sejumlah warga berdatangan.
Kediaman terduga teroris ZA, Kamis (1/4/2021) pagi, tampak sepi dan terlihat sejumlah warga berdatangan. (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

"Tadi kami ngobrol, saya sampaikan kenapa bisa anaknya seperti itu? Kan dia anaknya nurut," kata Rabani saat menceritakan isi percakapannya bersama Ali.

Rabani pun mengatakan, bahwa Ali tak tahu dan tak menyangka anaknya bisa melakukan hal itu.

"Tadi dijawab sih bilang tidak tahu dan tak menyangka," ucap Rabani menirukan jawaban Ali.

Baca juga: Pelaku Penyerangan di Mabes Polri, Warga Kelapa Dua Wetan Diminta Tak Kucilkan Keluarga ZA

Usai berbincang dengan Rabani, Ali pun menolak untuk diwawancarai awak media.

Warga Diminta Tak Kucilkan Keluarga ZA

Warga Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur diimbau tidak mengucilkan keluarga ZA (25), pelaku penyerangan di Mabes Polri.

Meski ZA dinyatakan terpapar ideologi ISIS sehingga melakukan penyerangan dengan cara melakukan penembakan terhadap anggota Polri pada Rabu (31/3/2021) sore.

Lurah Kelapa Dua Wetan Sandy Adamsyah berharap warga, khususnya yang bertetangga dekat dengan pihak keluarga besar ZA tidak mengucilkan dan menyalahkan.

"Kepada warga masyarakat dan tetangga dari keluarga ZA dimohon untuk tidak mengucilkan dan mediskriditkan. Agar dapat bersosialisasi kembali dengan baik," kata Sandy saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021).

Pelaku penyerangan Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021).
Pelaku penyerangan Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021). (Kolase Tribunjakarta/TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Pasalnya pihak keluarga juga menyesalkan kejadian dan tidak menyangka ZA nekat melakukan aksi teror, mereka juga tidak lantas dinyatakan bersalah oleh pihak Mabes Polri.

Dalam kondisi dirundung duka ini warga diharapkan dapat memberi dukungan moril ke pihak keluarga dan makin sadar akan bahaya ideologi radikal guna mencegah kasus serupa.

"Untuk mencegah kasus serupa Insya Allah akan diadakan kordinasi dengan para pengurus lingkungan, untuk mengantisipasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Rumah Ketua PA 212 Diteror Lagi, Kali Ini Dilempar Batu Konblok: Kaca Jendela Pecah

Baca juga: ZA, Tersangka Penyerang Mabes Polri Dikenal Tak Punya Teman Main Sejak Kecil di Lingkungannya

Baca juga: Warga Kecewa Tak Bisa Bertemu Jokowi, Hanya Bisa Melihat Peresmian Tol Pamulang-Serpong dari Jauh

Sandy menuturkan upaya pencegahan dengan menyampaikan bahaya terorisme kepada warga ini melibatkan jajaran Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Polsek dan Koramil Ciracas.

Hingga pemuka agama sehingga ketika warga mendapati adanya gelagat orang terdekat mereka terpapar ideologi radikal bisa langsung melapor ke petugas guna penanganan lebih lanjut.

"Jadi dia (ZA) terdiri dari enam bersaudara, ini masih tinggal di rumah ini (rumah orangtua di Kelapa Dua Wetan) tiga bersaudara, ZA ini anak bungsu," tuturnya.

Jenazah ZA sendiri sudah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (1/4/2021) dini hari tadi.

Hasil Autopsi ZA

Hasil autopsi tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati menyatakan ZA (25), pelaku penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) tewas akibat luka tembak.

Meski tidak merinci berapa banyak luka tembak pada jasad perempuan warga Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur tersebut.

Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati Kombes Umar mengatakan dari hasil autopsi ZA tewas akibat luka tembak di bagian jantung.

"Meninggal karena tembakan, yang mematikan di jantung. Nanti teman-teman penyidik dari Polda Metro Jaya yang akan menjelaskan," kata Umar di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2020).

Keluarga terduga teroris Mabes Polri saat menjawab pertanyaan dari petugas Administrasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021).
Keluarga terduga teroris Mabes Polri saat menjawab pertanyaan dari petugas Administrasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Hasil autopsi berupa Visum et Repertum tersebut diserahkan ke penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus sebagai alat bukti penyelidikan.

Kepastian jenazah merupakan ZA berdasar pemeriksaan DNA dengan data pembanding dari kedua orangtua ZA saat datang mengurus pengambilan jenazah.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan jenazah dan hasilnya akan kita sampaikan kepada penyidik. Untuk lebih lanjut bisa ditanyakan ke Kabid Humas (Polda Metro) atau Kadiv Humas (Mabes Polri),"

Baca juga: Situasi Rumah Tersangka Teroris ZA Pagi Ini: Garis Polisi Sudah Dilepas, Keluarga Belum Keluar Rumah

Baca juga: Wagub Ariza Pastikan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di DKI Jakarta Berlangsung 7 April 2021

Baca juga: Terungkap Cara Teroris ZA Menerobos Penjagaan Mabes Polri, Lepas Tembakan ke Arah Petugas

Setelah diserahkan ke pihak keluarga, jenazah ZA dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur pada Kamis (1/4/2021) sekira pukul 01.20 WIB.

Jenazah ZA sebelumnya tiba di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati menggunakan mobil ambulans Polda Metro Jaya pada Rabu (31/3/2021) sekira pukul 19.20 WIB.

Penampakan Terkini Rumah Terduga Teroris

Pascapenggeledahan di kediaman teroris yang menyerang Mabes Polri, pihak keluarga masih bertahan di dalam rumah sedari pagi.

Pelaku teroris berinisial ZA (25) tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Pantauan TribunJakarta.com, kondisi depan kediaman ZA tampak sepi.

Dari depan pintu hanya terlihat jajaran sandal, sementara pintu rumah tertutup rapat

Selain itu, garis polisi juga sudah tak terpasang lagi di depan rumah.

Suasana sejumlah orang di rumah terduga teroris di Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021) malam.
Suasana sejumlah orang di rumah terduga teroris di Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021) malam. (TribunJakarta.com)

Pasalnya usai penggeledahan, garis polisi sudah dibuka oleh aparat kepolisian.

"Iya dari pagi belum keluar. Padahal biasanya ibunya juga jualan. Kan ada warung kecil, tapi dari pagi belum ada yang keluar," kata Sukimah, satu diantara warga di lokasi, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Terungkap Cara Terduga Teroris ZA Menerobos Penjagaan Mabes Polri, Lepas Tembakan ke Arah Petugas

Baca juga: Hasil Riset: Masyarakat Berencana Meningkatkan Belanja Online & Pesan Antar Makanan di Ramadan 2021

Baca juga: Jelang Paskah 2021, Simak Penjelasan Pekan Suci: Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Minggu Paskah

Seperti diektahui pada Rabu (31/3) sekira pukul 16.30 WIB, Mabes Polri diserang oleh orang tak dikenal berjenis kelamin perempuan.

Masuk ke Mabes Polri, ZA membawa senjata api dan sempat melepaskan tembakan ke petugas di Mabes Polri.

ZA datang mengenakan pakaian panjang berwarna hitam dan menggunakan penutup kepala berwarna biru.

Setelah terjadi baku tembak, teroris itu berhasil dilumpuhkan oleh polisi.

Selain itu, Mabes Polri memastikan perempuan tersebut berinisial ZA dan tinggal di

Selain itu, Mabes Polri turut mengungkap jika ZA ternyata lone wolf dan berideologi ISIS.

Demikian disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3).

"Dari hasil profiling yang bersangkutan ini adalah tersangka atau pelaku lone wolf berideologi radikal ISIS," ucap Listyo.

Baca juga: Terungkap Cara Terduga Teroris ZA Menerobos Penjagaan Mabes Polri, Lepas Tembakan ke Arah Petugas

Menurut mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini, ZA berideologi ISIS dibuktikan dengan postingannya di sosial media.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved