Breaking News:

Rumah Ketum PA 212 Dilempari Batu

3 Kali Terima Teror Pelemparan Batu, Ketua PA 212 Slamet Maarif Menantang Pelaku:Lebih Gentle Ketemu

Rumah Slamet Maarif, diteror orang tidak dikenal, ia malah menantang pelaku yang melakukan teror untuk bertemu langsung.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Ketum PA 212 Slamet Maarif dijumpai wartawan di kediamannya, Cimanggis, Depok, Selasa (18/2/2020). Rumah Slamet Maarif, diteror orang tidak dikenal, ia malah menantang pelaku yang melakukan teror untuk bertemu langsung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS  -  Rumah Ketua Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif, diteror orang tidak dikenal, ia malah menantang pelaku yang melakukan teror untuk bertemu langsung.

Seperti diketahui, rumah Slamet Maarif sudah tiga kali menerima teror dari orang tidak dikenal.

Terbaru, rumahnya dilempat batu konblok berukuran cukup besar, menembus kaca ruang ibadah yang pecah.

Menurutnya, dengan berhadapan langsung akan lebih gentle, dibandingkan terus-terusan meneror kediamannya dan melarikan diri.

“Saya sendiri juga bingung persoalan apa. Temuin saja ada persoalan apa, kalau kita berhadapan kan lebih gentle begitu, kalau begini kan kita jadi menerka-nerka,” ujar Slamet dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/4/2021).

Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara di kediaman Ketua PA 212, Slamet Maarif, Kamis (1/4/2021).
Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara di kediaman Ketua PA 212, Slamet Maarif, Kamis (1/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Sebelumnya diberitakan,kediaman Slamet Maarif, di Jalan Gatot Kaca, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, menjadi sasaran teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (1/4/2021) dini hari kemarin.

Sebuah batu konblok berukuran cukup besar, menembus kaca ruang ibadah yang pecah, dan sontak membangunkan seluruh penghuni rumah yang tengah tertidur lelap.

Slamet mengaku bahwa teror ini merupakan yang ketiga kali ia dapatkan.

Baca juga: Kesal Cekcok dengan Mertua, Epan Driver Taksol Pilih Bobo Bareng Pemandu Lagu:Istri dalam Masa Nifas

Baca juga: Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol, Korban Datangi Kantor Polisi: Memar di Pinggang, Motor Rusak

Baca juga: Cinta Segitiga Sesama Polisi, Brigadir Doni Sindir Pedas Istri saat Terciduk Bareng Seniornya

Ia pun mengaku bingung, harus meminta perlindungan kepada pihak mana lagi.

“Artinya saya sebagai warga negara sekarang agak bingung kepada siapa lagi minta perlindungan karena sudah dua kali juga kita laporkan juga tapi masih kejadian,” bebernya.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved