Breaking News:

Dimas Oky Nugroho Ajak Anak Muda Jadi Game Changer yang Berdaya Saing

Dimas yang juga Ketua Perkumpulan Kader Bangsa ini menyatakan pandemi ternyata membawa kesempatan transisi sosial ekonomi digital dan sosial politik

Istimewa
Dimas Oky Nugroho saat berdiskusi dengan komunitas anak muda Jawa Tengah, Kamis (1/4/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kondisi pandemi membuka peluang bagi tumbuhnya entrepreneur muda yang tangguh dan berdaya saing. Anak muda Indonesia dengan jumlah populasi yang besar memiliki potensi menjadi penggerak utama di masa krisis dan transisional sebagaimana hari ini.

Hal itu dinyatakan anggota Tim Ahli Kemenko Perekonomian Dimas Oky Nugroho saat berdiskusi dengan komunitas anak muda Jawa Tengah, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: IPW Singgung Pejabat yang Bertanggung Jawab Terkait Kebobolan Penyerangan di Mabes Polri

Baca juga: Umat Kristiani Disediakan Tempat Parkir di Masjid Istiqlal, Romo Hani Rudi: Hidup Berdampingan

 

Dimas yang juga Ketua Perkumpulan Kader Bangsa ini menyatakan pandemi ternyata membawa kesempatan transisi sosial ekonomi digital dan sosial politik. Artinya, situasi saat ini memberi peluang kemunculan generasi pemimpin muda yang memiliki kemampuan lebih dapat beradaptasi dengan era ekonomi dan politik baru.

“Para generasi pemimpin muda baik itu generasi X, Y dan Z, harus dapat menjadi seorang game changer bagi transformasi negara bangsa menjadi lebih baik, lebih bersatu, adil dan sejahtera. Di mana para pemimpin anak muda harus bisa mengubah problem tradisional kita yang identik di masa lalu serta tantangan yang ada saat ini seperti teknologi, digitalisasi, bonus demografi dan situasi pandemi yang terjadi menjadi peluang melakukan terobosan baru,” ujar Dimas dalam keterangannya, Sabtu (3/4/2021).

Dimas mengajak anak muda untuk berani berinovasi menciptakan ide-ide baru. Kemudian secara kolaboratif berupaya berkontribusi mengembangkan lingkungan sekitar. Hal ini tentunya akan membawa pengaruh terhadap percepatan pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi.

“Pemimpin muda baik itu berasal dari desa maupun di kota sebaiknya memiliki kemampuan dalam memahami, berinovasi, berkolaborasi, dan menjalankan proyek idealisme secara baik dan berkelanjutan. Namun jangan cepat berpuas diri atau malah putus asa jika menemui kegagalan. Kuncinya adalah integritas dan karakter. Tetap mencoba, selalu belajar dan mendengar. Masa pandemi ini banyak membawa kesulitan tapi di sisi yang lain banyak menawarkan kesempatan dan peluang yang baru. So, let’s do it!,” ujar Dimas.

Dimas menjelaskan pentingnya program kaderisasi kepemimpinan dan pelatihan kebangsaan serta keahlian bagi anak-anak muda. Program ini harus dijalankan secara serius oleh negara bekerja sama dengan masyarakat sipil dan institusi bisnis secara luas. Hal ini berguna dalam memperkuat program pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved