Breaking News:

MUI Kota Bekasi Imbau Kegiatan Tarawih Berjemaah di Lingkup RW Dipecah Tidak di Satu Titik

Kegiatan ibadah berjemaah di masjid seperti misalnya salat tarawih, boleh dilaksanakan sesuai anjuran pemerintah.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Satu keluarga melaksanakan salat tarawih berjamaah di rumah, di kompleks Rancamanyar Regency 1, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2020). Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau selama pandemi virus corona (Covid-19) pelaksanaan ibadah salat tarawih selama Ramadan di rumah masing-masing, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi memberikan imbauan kepada umat islam di wilayah setempat jelang memasuki bulan suci Ramadan.

Kegiatan ibadah berjemaah di masjid seperti misalnya Salat Tarawih, boleh dilaksanakan sesuai anjuran pemerintah.

Sekertaris MUI Kota Bekasi Hasnul Pasaribu mengatakan, pihaknya menyarankan kegiatan salat tarawih di tingkat RW dipecat tidak terpusat di satu titik.

Baca juga: MUI Kota Bekasi Usul Wilayah Zona Merah Tidak Gelar Tarawih Berjemaah di Masjid

"Di tingkat RW, salat tarawih dipecah tidak hanya di masjid, bisa juga misalnya di lapangan, pos RW atau aula dan semacamnya," kata Hasnul, Senin (5/4/2021).

Selain itu, ketika menggelar salat tarawih wajib menerapkan protokol kesehatan berupa masker, mebawa sajadah masing-masing serta, durasi ceramah dipersingkat.

"Paling diwajibkan itu adalah masker, dan jemaah membawa sajadah sendiri, bagi yang sedang batuk, flu atau sakit sebaiknya di rumah saja," tegasnya.

Lalu yang terakhir, MUI Kota Bekasi menyarankan warga agar sebaiknya bisa beribadah berjemaah di rumah masing-masing bersama keluarga.

"Intinya salat tarawih itu sunnah, jadi enggak usah memaksakan diri. Sebetulnya lebih baik berjamaah di rumah, itu lebih diutamakan walaupun sudah diperbolehkan (berjemaah di masjid)," tegasnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kegiatan ibadah bulan suci Ramadan berjemaah di masjid dibolehkan asal taat protokol kesehatan (prokes).

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Bekasi.

"Kalau rapat forkopimpa kemarin, tarawih akan kita lakukan di daerah yang hijau, tapi dengan syarat prokes yang ketat," kata Pepen, Senin (5/4/2021).

Baca juga: TOK! Pemerintah Perbolehkan Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri Berjamaah

Dia menjelaskan, untuk lingkungan RT yang masih tedapat kasus Covid-19, bukan berarti tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan ibadah Ramadan berjemaah di masjid.

"Misal ada RT zona kuning, zona kuning itukan ada 1 - 5 kasus warga positif Covid-19, tapi bukan berarti RT itu tidak boleh melaksanakan, hanya saja prokesnya diperketat dibanding yang zona hijau," ucapnya. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved