Breaking News:

Dukung Larangan Mudik, Pemkot Depok Hentikan Operasional Terminal Bus Jatijajar Mulai 6 Mei 2021

Pemkot Depok sudah menyiapkan sejumlah regulasi, yang di antaranya adalah penghentian operasional Terminal Bus Jatijajar, Cilodong, Kota Depok.

TRIBUNJAKARTA.COM/ BIMA PUTRA
Kondisi Terminal Jatijajar Depok - Pemkot Depok sudah menyiapkan sejumlah regulasi, yang di antaranya adalah penghentian operasional Terminal Bus Jatijajar, Cilodong, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pemerintah pusat kembali mengeluarkan larangan mudik imbas pandemi Covid-19 pada tahun ini.

Menanggapi larangan tersebut, Pemkot Depok pun sudah menyiapkan sejumlah regulasi, yang di antaranya adalah penghentian operasional bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Bus Jatijajar, Cilodong, Kota Depok.

“Untuk warga yang memiliki kepentingan mendesak, Terminal yang dibuka nanti adalah Terminal Pulo Gebang. Begitu pula dengan kami yang ada di Kota Depok, Terminal Jatijajar, 6 Mei sampai 17 Mei, operasional AKDP-AKAP nya dihentikan sementara,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/4/2021).

Namun demikian, Dadang berujar larangan ini tak berlaku untuk masyarakat yang harus ke luar kota musabab kepentingan mendesak atau pun genting.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

 “Misalnya ada yang wafat di kampung atau ada yang sakit keras, nanti diperkenankan melakukan perjalanan. Akan tetapi ada syarat tertentu, seperti ada syarat dari RT dan RW dan keterangan dari kampung ada saudara yang sakit keras atau ada saudaranya yang wafat,” bebernya.

Tak hanya menutup operasional Terminal, Dadang mengaku pihaknya juga akan melakukan pengawasan di sejumlah titik yang biasa menjadi lokasi keberangkatan para pemudik.

 “Jadi kami bersama BPTJ melakukan pengawasan secara intensif kepada titik yang diindikasikan nanti dijadikan tempat pemberangkatan ke kampung halaman,” katanya.

Baca juga: Orangtua Meninggal, Kisah Kakak Beradik Bertahan Hidup Meski Beras Kadang Tak Ada

Baca juga: Kisah Seorang Pria Kumpulkan 300 Ribu Tiket Wahana Bermain Selama 1 Tahun, Ditukar dengan Handphone

Baca juga: Ramadan 2021 Warga Tangsel Boleh Salat Tarawih di Masjid: Ceramah Maksimal 15 Menit

 “Ada lima titik yang kita telah identifikasi tapi ini akan terus berlanjut.  Dari informasi yang kita dapatkan ada beberapa titik yang dijadikan check point di wilayah Jabodetabek,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved