Breaking News:

Orangtua Meninggal, Kisah Kakak Beradik Bertahan Hidup Meski Beras Kadang Tak Ada

Kisah pilu kakak beradik di Bali ditinggal meninggal orangtuanya. Mereka bertahan hidup mengandalkan pemberian dari keluarga dan orang lain.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribunnews
Ilustrasi Anak. Kisah pilu kakak beradik di Bali ditinggal meninggal orangtuanya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah pilu kakak beradik ditinggal meninggal orangtua.

Mereka bertahan hidup mengandalkan pemberian dari keluarga dan orang lain.

Selain itu, sang kakak Ni Komang Desi berjualan masker dan tissue.

Mereka tinggal di ujung timur Pulau Bali, tepatnya di Banjar Muntigunung Tengah, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali.

Kakak beradik yakni Ni Komang Desi (16), I Ketut Pait (13), serta adiknya Wayan Dika (6) yang masih kecil.

Kedua orang tua I Ketut Pait meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

Mereka hidup bertiga di rumah yang sederhana yang jauh dari keramaian Kota.

Semua kegiatan kesehariannya dilakukan bersama. Seperti memasak, mengerjakan pekerjaan rumah, dan menjaga adiknya yang belum bersekolah.

Menurut sepupu I Ketut Pait, I Gede Andi, mengatakan, tiga sepupunya itu hidup serba kekurangan.

Ketut Pait bersama adiknya saat makan disekitar rumahnya. Bocah yatim piatu ini hidup serba kekurangan.
Ketut Pait bersama adiknya saat makan disekitar rumahnya. Bocah yatim piatu ini hidup serba kekurangan. (FB Komunitas Peduli Bali via Tribun Bali)

Kebutuhan hidup tiap harinya serba pas - pasan. Beras kadang tidak ada sama sekali. Apalagi lauk pauk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved