Ayah Tiri Perkosa Anak di Ciputat

Pengakuan Bocah SD di Tangsel ke Bibi & Kakak, 2 Tahun Menderita Gara-gara Perlakuan Bejat Ayah Tiri

Sudah 2 tahun sejak Maret 2019, bocah SD berusia 12 tahun memendam kesengsaraannya ulah ayah tiri.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Erik Sinaga
ISTIMEWA
ILUSTRASI PEMERKOSAAN. Seorang anak diperkosa ayah tiri sejak Maret 2019 lalu. Terbongkar setelah cerita ke bibi dan kakak. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sudah 2 tahun sejak Maret 2019, bocah SD berusia 12 tahun memendam kesengsaraannya.

Hingga akhirnya pada, Minggu 4 April kemarin, bocah tersebut membongkar semua peristiwa pahit yang dialaminya ulah sang ayah tiri, BGW (38).

Ya, dalang di balik trauma yang dirasakan bocah tersebut adalah ayah tirinya sendiri.

Sudah berkali-kali sejak 2 tahun lalu, bocah tersebut terpaksa menjadi pemuas nafsu BGW di rumahnya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu dilakukan BGW saat ibu kandung anak tirinya itu sedang tak di rumah.

Diketahui, BGW tinggal bersama istri dan tiga anak tirinya di rumah tersebut.

Baca juga: Nagita Slavina Hamil Anak Kedua? Vicky Prasetyo Ungkap Cerita Raffi Ahmad: Rafathar Bakal Punya Adik

Tak lama setelah kelakuan bejat BGW terbongkar, rumahnya mendadak diserbu banyak orang sekira pukul 22:00 WIB.

Baca juga: Wali Murid SMAN 68 dan SMAN 1 Jakarta Belum Setuju Sistem Belajar Tatap Muka

BGW digrebek ramai-ramai bahkan nyaris babak belur.

Video penggerebekan BGW bahkan viral di media sosial berhasil membuat geram warganet atas ulahnya.

Follow juga:

Kata-kata kasar terdengar dilontarkan beberapa warga menyayangkan perilaku BGW.

Video tersebut diunggah sejumlah akun Instagram, satu di antaranya @kabarbintaro.

"Penggerebekan bapak tiri yang melakukan pemerkosaan terhadap anaknya di Kampung Sawah Ciputat, Tangsel. Minggu (4/4/2021)," tertulis pada postingan yang diunggah Senin (5/4/2021) itu.

Ketua RT setempat, Achmad Sofyan, mengatakan, ia yang sedang bekerja langsung menuju lokasi saat mendengar laporan penggerebekan itu.

Bersama Ketua RW dan Babhinkamtibmas, Sofyan mendatangi lokasi.

Baca juga: Alasan Desiree Tarigan Diusir dari Rumah, Hotma Sitompul Habis Kesabaran: Sudah Keterlaluan

BGW dikeroyok keluarganya sendiri, termasuk para tetangga yang gusar mengetahui aksi bejat pria yang diketahui bekerja serabutan itu. 

Sofyan langsung melerai pengeroyokan itu.

"Bukan ngelerai lagi, kalau enggak ada saya mah abis. Semuanya penuh rumah, keluarga sih bukan massa," ujar Sofyan, Senin (5/4/2021).

Sofyan sendiri kesal dengan aksi bejat warganya yang baru tinggal tiga tahun di wilayahnya itu semenjak menikahi ibu korban. 

Namun, Sofyan menahan emosinya dan mengamankan BGW yang kondisinya sudah payah dipukuli.

Achmad Sofyan, Ketua RT di lokasi penggerebekan ayah tiri perkosa anak di kawasan Ciputat, Tangsel, Senin (5/3/2021).
Achmad Sofyan, Ketua RT di lokasi penggerebekan ayah tiri perkosa anak di kawasan Ciputat, Tangsel, Senin (5/3/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

"Biar kata (kesal) sampai ubun-ubun juga kita amanin," ujarnya.

Setelah diamankan, aparat kepolisian menahan BGW untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Ciputat Timur dan untuk barang bukti  juga sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. 

Dari Polsek Ciputat Timur, kabar terbaru, BGW diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel guna proses lebih lanjut.

Tertutup

Di lingkungan warga, BGW merupakan sosok yang tertutup.

Sofyan mengatakan, BGW tinggal bersama istri dan tiga anaknya, termasuk korban yang baru berusia 12 tahun.

BGW baru tiga tahun tinggal di rumahnya yang saat ini ditempati di Ciputat setelah menikahi istrinya yang sudah memiliki empat anak.

Dalam satu rumah itu terdapat lima penghuni, karena satu anak tinggal di pesantren.

Baca juga: Cerita di Balik Cantiknya Penampilan Nagita Slavina Tamu Nikahan Aurel & Atta, Semua Serba Sendiri

"Karena tertutup kan sifatnya ya, enggak tahu di dalamnya bagaimana, secara bertetangga sih saya anggap sih baik ya mungkin ya. Tapi kedalam enggak tahu ya kondisinya," ujar Sofyan.

Sepengetahuan Sofyan, BGW hanya kerja serabutan, sedangkan istrinya ibu rumah tangga. 

"Kerjanya serabutan," kata Sofyan. "Tinggal di sini tiga empat tahun lalu," tambahnya.

Ilustrasi Pencabulan
Ilustrasi Pencabulan (Pexels via Kompas.com)

Tak sangka

Sofyan mengaku tak menyangka adanya tindak pelecehan seksual di wilayahnya yang berlangsung cukup lama.

Pasalnya, keseharian BGW yang pekerja serabutan ini tak menimbulkan kecurigaan tertentu.

"Kami sih enggak nyangka ya," ujar Sofyan, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Jadi Anak Tiri Teddy Pardiyana, Rizky Febian Akui Kebingungan Panggil Apa: Om? Daddy?

Terlebih, menurut Sofyan, BGW agak tertutup dalam bersosialisasi dengan warga sekitar. 

Pun dengan korban yang lebih sering di rumah dan hanya sesekali keluar.

"Anak-anak ini jarang keluar ya, paling ke warung nganterin adiknya jajan. Kan lagi musim gini kan, pandemi jadi langsung pulang."

"Kalau main lama mah enggak pernah, makanya sulit kedeteksi juga," kata Sofyan.

Berita lainnya tentang ayah tiri perkosa anak

(TribunJakarta/Nawi/Jaisy)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved