Breaking News:

Eks Pemain Persija Blak-blakan Soal Tuduhan Penipuan Rekrutmen Pegawai hingga Aliran Dana Bermuara

Eks pemain Timnas Indonesia dan Persija Jakarta era 1990-an berinisial NA, akhirnya angkat bicara soal tuduhan penipuan

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Penipuan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Eks pemain Timnas Indonesia dan Persija Jakarta era 1990-an berinisial NA, akhirnya angkat bicara soal tuduhan penipuan yang menyeret namanya hingga dilaporkan ke polisi.

Pemain yang berposisi sebagai bek di masa keemasannya bersama Persija Jakarta, diduga terlibat dalam praktik percaloan rekrutmen pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Legenda sepak bola asal Bekasi memang diketahui aktif menjadi pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi, setelah gantung sepatu dari dunia sepak bola.

Dihubungi TribunJakarta.com, NA mengakui, praktik percaloan rekrutmen pegawai TKK memang ada, dia sebagai pegawai Pemkot Bekasi terlibat dalam pusaran tersebut.

"Abang akui, jadi abang ini sebagai alat aja kalau disebut mediator, mediatorlah kasarnya begitu (calo rekrutmen TKK)," kata NA kepada TribunJakarta.com saat dihubungi, Rabu (7/4/2021).

Mantan palang pintu pertahanan skuat Persija Jakarta era 1996 hingga 2000-an awal ini menegaskan, soal uang masuk yang diminta dari calon pegawai TKK juga benar adanya.

Dia bahkan mengakui, menandatangani serah terima uang biaya masuk calon pegawai TKK yang mencapai puluhan juta.

"Abang memang mengakui bahwa abang tanda-tangan menerima itu uang," akunya.

Tetapi, NA memastikan dia hanya sebatas perantara. Usai menerima uang dari calon pegawai TKK, dia langsung menyerah seluruhnya ke oknum bernama Esa.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved