Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Mutiara Merasa Canggung Kembali ke Kelas

Hari pertama belajar tatap muka, sejumlah siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur merasa canggung.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Mutiara, murid di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Hari pertama belajar tatap muka, sejumlah siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur merasa canggung.

Uji coba belajar tatap muka digelar mulai hari ini, Rabu (7/4/2021) dan akan dilakukan hingga 29 April 2021 medatang.

Sekiranya ada 85 sekolah di DKI Jakarta yang menggelar uji coba belajar tatap muka, termasuk SDN Pondok Kelapa 05.

Pada hari pertama, siswa yang menjalani tatap muka ialah mereka yang duduk di bangku kelas 5, yakni 5A, 5B, 5C dan 5D.

Dengan pembatasan 50 persen, perkelas hanya di isi sekitar 16 siswa saja.

Mutiara, satu diantara siswa kelas 5A mengatakan masih perlu beradaptasi dengan pembelajaran saat ini.

Pasalnya sudah setahun lamanya ia terbiasa belajar via daring dan menyebabkan hal ini terasa canggung untuknya.

Baca juga: Majelis Hakim Tolak Eksepsi Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Swab di RS UMMI Bogor

Baca juga: Eks Timnas dan Persija Dilaporkan ke Polisi Terkait Praktik Dugaan Percaloan Rekrutmen Pegawai

Baca juga: Puluhan Barang Elektronik dan Rumah Tangga Ditemukan di Kamar Penjara Lapas Kelas I Cipinang

"Masih canggung karena belum terbiasa. Pertama orang tua yang izinin dan orang tua saya nggak khawatir. Canggung karena memang jaga jarak walaupun sedang belajar," katanya di lokasi, Rabu (27/4/2021).

Kendati begitu, ia tetap merasa senang lantaran pelajaran yang mudah dipahami.

Ketika ia tak bisa, maka bisa bertanya langsung dengan wali kelas.

"Enakan tatap muka. Belajar justru lebih enak, nyaman dan lebih mudah dipahami. Tapi tetap bawa persiapan seperti masker, hand sanitizer di tas," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved