Perilaku Ganjil Gadis ABG Sering Datangi Kamar Pacarnya, Tak Sadar Sudah Diintai 4 Hari
Gadis ABG berinisial NR (18) sering mendatangi kamar tidur pacarnya berinisial AU (22) di Matangtepah, Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Gadis ABG berinisial NR (18) sering mendatangi Kamar tidur pacarnya berinisial AU (22) di Matangtepah, Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh.
Masyarakat sekitar pun merasakan adanya keganjilan sikap NR yang terlalu agresif mendatangi rumah pacarnya.
Mereka pun melaporkan kejadian itu kepada petugas pada Jumat (2/4/2021) lalu.
Namun petugas tak langsung menangkap pasangan kekasih tersebut.
Sebelum diamankan, petugas telah lebih dulu mengintai kebiasaan NR yang masuk ke kamar tidur AU
“Pengintaian ini kami lakukan selama empat hari,” kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu, Selasa (6/4/2021).
Akhirnya, Satpol PP dan WH Aceh Tamiang berhasil mengamankan sepasang kekasih pada Senin (5/4/2021) kemarin.
Dia menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai keganjilan sikap NR.
Dalam laporan itu, disebutkan NR acap kali datang dan berlama-lama berada di kamar tidur AU.
Namun karena bukti permulaan tentang tuduhan ini terlalu minim, petugas pun tak berani gegabah mengambil tindakan tegas.
“Kami masih menunggu, tidak mau sembarangan bertindak,” jelasnya.

Syahrir mengungkapkan pihaknya baru berani bertindak setelah pengintaian memasuki hari keempat.
Saat itu, persisnya Senin (5/4/2021) sekira pukul 10.00 WIB, petugas memergoki NR datang ke rumah AU dan langsung masuk ke kamar tidur.
“Keduanya langsung kami amankan, termasuk barang bukti yang kami temukan di dalam kamar tidur,” lanjut Syahrir.
Syahrir memastikan kedua pelaku diamankan saat berada di dalam kamar tidur.
Dalam pemeriksaan diketahi NR biasanya datang ke rumah AU sekira pukul 07.00 WIB ketika orang tua AU sudah pergi bekerja.
“Keduanya kita amankan untuk menghindari kemarahan warga, sekaligus untuk dimintai keterangan,” kata Syahrir.
Akhirnya Dinikahkan
Gadis ABG yang rajin masuk ke kamar tidur kekasihnya akhirnya menemukan jalan halal.
Keduanya sepakat menikah disaksikan Datok Penghulu, Selasa (6/4/2021).
“Keluarga meminta kasus ini ditangani melalui rezam kampung, dan hasilnya sepakat untuk menikahkan keduanya,” kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu, Selasa (6/4/2021).
Dia mengatakan akad pernikahan dilangsungkan pada Selasa (6/4/2021) dengan disaksikan langsung Datok Penghulu.
“Keduanya kita serahkan kepada keluarga dan datok penghulu, dan tadi (kemarin-red) sudah dinikahkan,” jelasnya.
Baca juga: Eks Persija Nuralim: Saya Enggak Ada Niatan Buat Menipu Orang
Baca juga: YouTube Raih 27 Juta Subscriber, Atta Halilintar Anggap Hadiah Nikah: Semoga 30 Juta Pas Aurel Hamil
Baca juga: Rumah Terduga Teroris di Jagakarsa ada Stiker DPR RI, Warga: Dia Banyak Main di Luar
Peristiwa Serupa
Satpol PP Jaring Pasangan Bukan Suami Istri di Kost
Delapan pasangan tidak sah terjaring saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan razia di kost eksklusif di wilayah Sleman pada Rabu (7/4/2021) petang.
Pasangan muda-mudi bukan suami istri tersebut langsung panik begitu mengetahui ada petugas Satpol PP yang melakukan pemeriksaan di kamar-kamar.
Seluruh pasangan bukan suami istri yang terjaring razia kemudian didata dan diproses tipiring di Kantor Satpol PP DIY.
Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP DIY Nur Hidayat menjelaskan, lokasi razia tersebur bertempat di kost eksklusif daerah Condong Catur, Kabupaten Sleman.
Upaya penggerebekan tersebut dilakukan pihak Satpol PP DIY untuk menindak lanjuti laporan keresahan warga atas aktivitas mesum yang dilakukan disalah satu kost eksklusif itu.
"Kemudian kami lakukan penyelidikan dan pada hari ini ada delapan pasangan tidak sah yang kami amankan untuk dimintai keterangan," katanya, kepada Tribun Jogja, Rabu (7/4/2021).
Ia menjelaskan, operasi kali ini guna menegakkan Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 18 Tahun 1954 terkait pelacuran ditempat umum.
Selain itu pihaknya juga melakukan tugas guna menciptakan keamanan, dan ketertiban umum menjelang ibadah puasa yang tinggal menghitung hari.
"Para pasangan itu panik saat kami mencoba masuk, mereka ada yang berstatus mahasiswa. Usinya antara 20 sampai 25 tahun," jelas Nur Hidayat.
Saat razia berlangsung, para pasangan remaja yang belum sah itu mengaku sedang berlibur.
Akan tetapi petugas Satpol PP tidak percaya dengan alasan tersebut, karena saat dicek identitasnya ternyata remaja tersebut berasal dari Kabupaten Sleman.
"Ngakunya berlibur, padahal aslinya Sleman. Ya sekarang masih dimintai keterangan oleh penyidik PPNS," paparnya.
Tak hanya itu, beberapa pasangan di antaranya juga berusaha bersembunyi di balik pintu saat petugas mencoba masuk ke dalam kamar.
Nur Hidayat menambahkan, operasi yustisi penegakan perda akan terus dilakukan oleh pihaknya.
Selain menjadi bagian dari penegakan perda, operasi yustisi seperti ini juga bagian dari upaya Satpol PP DIY untuk terus mengedukasi dan penyadaran masyarakat untuk patuh, taat sekaligus mendukung ketentraman dan ketertiban di tengah masyarakat.
Ia melanjutkan, saat ini delapan pasangan tidak sah yang terjaring razia tengah menjalani proses penyidikan yang dilakukan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) di kantor Satpol PP DIY.
"Selanjutnya menunggu proses sidang di Pengadilan Negeri Sleman Jumat besok," lanjut Nur Hidayat.
Merujuk Pasal 5 Perda DIY Nomor 18 Tahun 1954, ancaman hukuman bagi pasangan yang berbuat mesum tanpa adanya ikatan sah tersebut paling lama satu bulan kurungan penjara dan denda sesuai ketentuan.(Tribunjogja/Miftahul Huda)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Razia Pasangan Mesum di Kost Eksklusif di Condongcatur, Satpol PP DIY Amankan 8 Pasangan Tak Sah,.
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Gadis Tamiang 18 Tahun Ini Rajin Masuk ke Kamar Tidur Kekasihnya, 4 Hari Diintai Ini yang Terjadi dan Gadis Tamiang 18 Tahun yang Rajin Masuk ke Kamar Tidur Kekasih Akhirnya Temui Jalan Halal