Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Vaksinasi Pedagang Pasar di BSD Junction Ricuh, Calon Peserta Kehabisan Vaksin

Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di BSD Junction, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sempat berlangsung ricuh, Rabu (7/4/2021).

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di BSD Junction, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sempat berlangsung ricuh, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di BSD Junction, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sempat berlangsung ricuh, Rabu (7/4/2021).

Pasalnya, peserta vaksinasi yang mayoritas pedagang Pasar Modern BSD, sudah mengantre panjang namun kehabisan vaksin.

Ismi (18), salah satu pedagang Pasar Modern BSD mengaku dapat undangan vaksinasi pada pukul 13.00 WIB.

Namun saat ia datang tepat waktu, antrean sudah mengular ratusan meter  

Bahkan, setelah tiga jam mengantre, Ismi kesal karena pengumuman dari pihak pengelola mengatakan dosis vaksin habis dan ia diminta kembali keesokan harinya.

Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di BSD Junction, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sempat berlangsung ricuh, Rabu (7/4/2021).
Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di BSD Junction, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), sempat berlangsung ricuh, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR)

"Kesal lah sudah ngantre tiga jam."

"Dikabarin vaksinnya sudah habis jam 16.00 WIB. Sudah ngantre jauh pas sampai sini dikabarin vaksinnya habis," kata Ismi. 

Saking ramainya antrean para calon peserta vaksin sempat ricuh dengan pengelola.

Mereka adu mulut karena kehabisan vaksin meskipun sudah mendapat undangan. 

"Iya tadi sempat ramai, ada yang enggak terima," ujar Ismi.

Baca juga: Rumah Panggung di Kampung Melayu Dapat Kritikan, Wali Kota Jaktim: Kita Anggap Kebaikan

Baca juga: Anak Kelas 5 SD Ditawarkan Jadi PSK Lewat MiChat, Muncikari Palsukan Usia Korban Jadi 16 Tahun

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Jelaskan Alasan Hanya Siswa Kelas 12 SMKN yang Ikut Pembelajaran Tatap Muka

Ismi sendiri sudah mendapat penjelasan pengelola dan mendapat antrean untuk keesokan harinya.

"Ya mau saja kan buat diri sendiri biar kebal Covid-19," ujarnya. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved