Breaking News:

Antisipasi ASN Mudik, Pemprov DKI Perketat Pengawasan Jelang Lebaran

Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan.

Hal ini dilakukan menindaklanjuti larangan mudik dari pemerintah pusat demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami akan selalu awasi, kalau mereka pulang kampung kan ketahuan, jam kerjanya kan ada. Batas liburnya jelas, kalau melebihi ya ada sanksi," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kamis (8/4/2021).

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) baru saja mengeluarkan surat edaran berisi larangan bagi ASN melakukan perjalanan keluar daerah, mudik, dan cuti selama lebaran tahun 2021.

Bagi ASN yang melanggar pun terancam sanksi berat, mulai dari penurunan jabatan hingga pemecatan secara tidak hormat.

Mengacu pada aturan tersebut, Ariza menegaskan, Pemprov DKI juga bakal memberi sanksi berat kepada ASN yang nekat mudik.

"Kami merujuk aturan yang lebih tinggi. Itu (sanksi) sudah diatur. Itu kewenangan pemerintah pusat, bukan Pemprov DKI," ujarnya di Balai Kota Jakarta.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan perjalanan ke luar daerah, mudik, ataupun cuti selama lebaran tahun 2021.

Melalui Surat Edaran No. 8 Tahun 2021 itu, Menteri Tjahjo juga menyiapkan sanksi berupa hukuman disiplin mulai dari teguran hingga pemecatan bagi ASN yang nekat mudik.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved