Penangkapan Terduga Teroris

Isyarat Kakak Jerry Saat Adiknya Diburu Densus 88 Antiteror: Adik Lagi Dicariin Tuh, Puyeng Gue

Mabes Polri mengumumkan tiga nama yang masuk dalam DPO Densus 88 Antiteror. Sang kakak memberi isyarat adiknya sedang diburu Densus 88 Antiteror.

Tayang:
Kompas.com/Andi Hartik
Ilustrasi Densus 88. Mabes Polri mengumumkan tiga nama yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Densus 88 Antiteror. 

Namun, Umar memastikan bahwa Jerry sudah sangat lama tidak lagi tinggal di Jati Padang.

"Dia warga saya memang, tapi sudah sangat lama tidak tinggal di sini. Tapi KK (Kartu Keluarga)-nya masih KK sini," kata Umar saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/4/2021) malam.

Namun, Umar menambahkan, mayoritas keluarga Jerry masih berdomisili di Jati Padang.

"Memang keluarga besarnya masih di sini, itu di atas di Jalan Kenanga sana," ujar dia.

Umar yang menjabat sebagai Ketua RT sejak 2017 mengaku tidak mengetahui keberadaan Jerry saat ini.

"Dia sudah pindah, sampai sekarang saya nggak tahu alamat pasnya di mana gitu ya," tutur Umar

Sementara itu, Umar menyebut rumah yang sebelumnya ditempati Jerry sudah dijual. Hanya saja, ia mengaku tidak tahu kapan Jerry menjual rumahnya.

"Iya betul (rumah Jerry) sudah dijual, sudah ditempati orang lain sekarang," kata Umar.

Baca juga: Mobil Mewah Pejabat Tabrak Kerbau Hamil hingga Tewas, Korban Merugi Rp 50 Juta

Baca juga: DPO Terduga Teroris Jerry Ternyata Sudah Diburu Polisi Sejak Pekan Lalu

Nouval Kerap Pakai Atribut FPI

Penampakan rumah terduga teroris yang digerebek Densus 88 Anti Teror Polri di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021).
Penampakan rumah terduga teroris yang digerebek Densus 88 Anti Teror Polri di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Nouval tercatat sebagai warga Tanjung Barat, Jagakarsa. Sedangkan Arif adalah warga Petukangan Selatan, Pesanggrahan.

Pria bernama Nouval Farisi (35) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris yang diburu Densus 88 Anti Teror Polri.

Nouval tercatat sebagai warga RT 03/RW 04 Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Namun, sejak menikah sekitar lima tahun lalu, ia sudah pindah ke kawasan Pasar Minggu.

Nouval diduga menjadi bagian dari organisasi masyarakat (ormas) terlarang Front Pembela Islam (FPI).

Ketua RT setempat, Budianto (51), mengatakan sempat beberapa kali melihat Nouval menggunakan atribut FPI.

Hanya saja, ia tidak dapat memastikan status Nouval di FPI sebagai anggota atau sekadar simpatisan.

"Saya pernah lihat dia (Nouval) pakai seragam FPI yang putih-putih, sepatu putih, baret putih. Tapi saya nggak tahu apakah anggota atau simpatisan saja, lalu beli atribut itu sendiri atau gimana," kata Budianto saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/4/2021) malam.

Menurut Budianto, Nouval juga pernah datang ke rumahnya menggunakan atribut FPI.

Budianto tidak bertanya terkait atribut FPI yang dikenakan Nouval. Ia hanya menduga Nouval baru saja mengikuti aksi bersama FPI.

"Dulu itu kan ramai waktu Ahok ya. Mungkin itu kali ya yang saya lihat, kurang lebih tahun 2016. Putih-putih semua. Kan FPI emang identitasnya itu. Tapi kalau soal apakah dia anggota atau simpatisan, saya tidak pernah tanya," ujar dia.

Sebelumnya Polda Metro Jaya sempat mengamankan sejumlah barang bukti yang disita dalam penangkapan 4 orang terduga teroris di Jakarta dan Bekasi pada Senin (29/3/2021).

Barang bukti tersebut antara lain seragam FPI, buku FPI, hingga poster bergambar eks pentolan FPI Rizieq Shihab.

Menyikapi hal ini, mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar mengatakan barang - barang atau atribut FPI tersebut bisa dibeli bebas di mana saja.

"Atribut FPI bisa dibeli di mana-mana. Atribut FPI bisa dibeli di mana-mana," ucap Aziz saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Pria yang saat ini menjadi pengacara Rizieq Shihab dalam kasus di PN Jakarta Timur itu mengaku belum tahu apakah terduga teroris yang ditangkap polisi tersebut benar bagian dari anggota FPI atau tidak.

Aziz hanya menegaskan bahwa FPI sudah bubar sejak akhir tahun lalu sebagaimana Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

"Saya nggak tahu, belum dicek. FPI sudah bubar. FPI sudah bubar," tegas dia.(TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Temuan Atribut FPI Dalam Penggerebekan Terduga Teroris, Pengacara Rizieq: Bisa Dibeli di Mana-mana, 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved