Pembelajaran Tatap Muka
Wagub DKI Minta Guru Awasi Murid Nongkrong Usai Pembelajaran Tatap Muka
Dirinya khawatir anak-anak yang mengikuti pembelajaran tatap muka malah keluyuran dan nongkrong begitu pulang sekolah.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta para guru memantau tempat umum di sekitar sekolah selama masa uji coba pembelajaran tatap muka.
Pasalnya, ada kekhawatiran anak-anak yang mengikuti pembelajaran tatap muka malah keluyuran dan nongkrong begitu pulang sekolah.
Kegiatan berkumpul dan berkerumun ini pun ditakutkan malah memicu penularan Covid-19.
Baca juga: Wagub Ahmad Riza Patria: Uji Coba Belajar Tatap Muka di 85 Sekolah Dievaluasi 2 Bulan Mendatang
"Tenaga pendidik akan memonitoring dan petugas-petugas kami di setiap tempat-tempat umum akan mengawasi anak-anak," ucapnya, Rabu (7/4/2021) malam.
Selain itu, politisi Gerindra ini pun meminta para orang tua turut mengawasi dan memantau sang anak hingga sampai ke rumah.
Ariza menyebut, peran orang tua saat penting dalam mengimbau anaknya agar tidak keluyuran selepas pulang sekolah.
Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Jelaskan Alasan Hanya Siswa Kelas 12 SMKN yang Ikut Pembelajaran Tatap Muka
"Jangan sampai anak-anak kita pulang sekolah malah mampir kemana-mana, nanti menimbulkan interaksi dan menjadi penyebaran ini jadi penting," ujarnya di Balai Kota.
Meski pengawasan di tempat umum penting, bukan berarti Pemprov DKI bakal menggelar razia pelajar.
Ariza menyebut, pengawasan cukup dilakukan pihak sekolah dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus dalam melakukan pemantauan.
"Satgas itu dari sekolah dan orang tua, semua terlibat aktif. Para siswa, para orang tua, dan Satpol PP tidak dihadirkan di lingkungan sekolah," kata dia.
Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar uji coba pembelajaran tatap muka tidak menjadi bumerang dan malah meningkatkan kasus Covid-19 yang belakangan mulai melandai.
Baca juga: Semangat dan Antusias, Melihat Lebih Dekat Siswa SMKN 32 Jakarta Hari Pertama Belajar Tatap Muka
"Butuh kesadaran kita semua, mulai dari guru, orang tua untuk melakukan pencegahan Covid-19," tuturnya.
Untuk diketahui, uji coba pembelajaran tatap mulai telah dimulai sejak Rabu (7/4/2021) kemarin.
Menurut rencana, uji coba di 85 sekolah ini bakal dilakukan hingga 29 April 2021 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ariza-patria-muke.jpg)