Breaking News:

Liga Inggris

Lampard Ternyata Tidak Tahu Akan Dipecat Saat Jadikan Mason Mount Jadi Kapten Chelsea

Frank Lampard ternyata tidak tahu akan dipecat ketika menjadikan Mason Mount menjadi kapten Chelsea di Piala FA saat melawan Luton Town

DANIEL LEAL-OLIVAS / POOL / AFP
Pelatih kepala Chelsea Inggris, Frank Lampard (tengah) merayakan di akhir pertandingan selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Leeds United di Stamford Bridge di London pada 5 Desember 2020. Chelsea memenangkan pertandingan 3-1. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Frank Lampard ternyata tidak tahu akan dipecat ketika menjadikan Mason Mount menjadi kapten Chelsea di Piala FA saat melawan Luton Town pada Minggu (25/1/2021).

Baru-baru ini, Lampard menegaskan keputusan menjadikan Mason Mount menjadi kapten bukan lah sebagai isyarat dia akan pergi dari Stamford Bridge.

Frank Lampard, langsung memuji soal anak emasnya setelah kemunculan pertamanya sejak pemecatan.

Frank Lampard dipecat sebagai pelatih Chelsea pada 25 Januari 2021 setelah peringkat tim terjun bebas ke posisi kesembilan klasemen sementara Liga Inggris.

Chelsea juga hanya mampu meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan terakhir Lampard di liga.

Padahal, Lampard diberi kebebasan membeli pemain hingga menghabiskan dana hampir 200 juta pounds (sekitar Rp 4,8 triliun).

Akhirnya, Chelsea memutuskan untuk mengangkat pelatih pecatan PSG, Thomas Tuchel, sebagai pengganti Lampard.

Sejak pemecatannya, Lampard nyaris tak pernah muncul dan orang-orang berfokus pada kinerja Tuchel.

Setelah tiga bulan lalu sejak dilengserkan, sosok berpaspor Inggris itu berbicara untuk pertama kalinya.

Pada kemunculan pertamanya ini, Lampard langsung membahas soal Mason Mount.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved