Teka-teki Jasad Eko Ditemukan Membusuk di Kuburan China Setelah Pergi Bareng Muncikari
Eko Kurniawan (27) ditemukan tewas membusuk di kuburan China, Delitua, Jumat (9/4/2021). Korban sempat pergi bareng muncikari.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Wahyu lalu langsung mencari sumber bau tersebut, dan kaget melihat sesosok mayat tergeletak di semak-semak.
Wahyu langsung menemui ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat untuk langsung disampaikan kepada camat dan pihak berwenang.
Saat ini mayat laki-laki tersebut sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diautopsi.
"Udah dibawa Inafis tadi ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.
Baca juga: Ajak Nobu Buat Video Bareng, Jessica Iskandar Tak Mau Hanya 19 Detik: Setidaknya 15 Menit Lah
Baca juga: Ancam Tindakan Tegas, Polisi: Tidak Ada Celah Bagi Travel Gelap yang Nekat Bawa Pemudik
Baca juga: Termasuk Mual, Berikut Ciri-ciri Hamil Dua Minggu yang Dialami Wanita
Identitas Jasad Pria
Sesosok mayat pria yang ditemukan sudah membengkak di kuburan China, Kecamatan Delitua, terungkap.
Berdasarkan informasi di lapangan yang diterima www.tribunmedan.com, Jumat siang, identitas mayat itu bernama Eko Kurniawan (27), warga Gang Mawar, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua Deliserdang, Sumatra Utara.
Kepala Desa Kedai Durian, Zainul Akhyar membenarkan bahwa mayat yang ditemukan pada Jumat pagi itu, adalah warganya.
Ia menjelaskan, almarhum Eko sudah tiga hari berturut-turut tidak pulang ke rumahnya.
Namun orang tuanya tidak menyangka bahwa anaknya akan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ia menjelaskan bahwa selama ini Eko memang jarang di rumah, sehingga orang tua dan keluarganya tidak membuat laporan kepada kepolisian soal hilangnya Eko.
"Sudah tiga hari gak pulang, cuma gak ada curiga bakal kayak gini (meninggal), soalnya memang jarang pulang dia," kata Zainul saat ditemui di kantor Desa, Kedai Durian, Jumat siang.
Saat ini jenazah laki-laki yang ditemukan tergeletak di semak-semak dekat kuburan China Kecamatan Delitua tersebut sedang dilakukan otopsi.
Pantauan di rumah orang tua Eko, mayat yang ditemukan tadi pagi itu sudah ramai didatangi orang.
Di depan rumahnya sudah banyak kursi tersusun rapi.