Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Kabar Baik, KNKT Dapatkan Rekaman Percakapan Selama 2 Jam Sriwijaya Air SJ-182 sebelum Jatuh

Kabar baik, Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT mendapatkan rekaman percakapan selama 2 jam Sriwijaya Air SJ-182.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Menhub Budi Karya Sumadi menyerahkan black box CVR Sriwijaya Air SJ-182 ke Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Kabar baik, Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT mendapatkan rekaman percakapan selama 2 jam Sriwijaya Air SJ-182.

Seperti diketahui, Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan sekitar Pulau Lancang dan Pulai Laki, Kepulauan Seribu, pada 9 Januari 2021.

Rekaman percakapan didapat setelah KNKT mengunduh datanya dari black box cockpit voice recorder (CVR) atau perekam suara kokpit pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Hasil pengunduhan, KNKT mendapatkan rekaman percakapan selama 2 jam penerbangan.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pengunduhan data tersebut telah rampung di Laboratorium KNKT pada 1 April 2021 lalu.

Baca juga: Terkuak Alasan Anak Bunuh Ayah di Depan Ibunya, Tak Terima Sosok Ini Sering Dipukul & Menangis

"Pada tanggal 1 April 2021, data CVR berhasil diunduh di Laboratorium KNKT dan didapatkan rekaman percakapan selama 2 jam termasuk percakapan penerbangan yang mengalami kecelakaan," kata Soerjanto dalam keterangan persnya, Selasa (13/4/2021).

Soerjanto juga menuturkan, KNKT telah berhasil mengunduh seluruh channel dari CVR.

Black box CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang dipamerkan di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/3/2021).
Black box CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang dipamerkan di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Namun, channel 4 pada CVR mengalami gangguan.

Ia memastikan, bahwa rekaman yang ada tersebut telah menambah data penting bagi investigasi KNKT terkait penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182.

Baca juga: Maut Dini Hari di Sungai Bengawan Solo, Pemuda Hanyut saat Rayakan Ulang Tahun

Baca juga: Viral Seorang Pria Buka Jasa Bangunkan Sahur, Gratis Berlangganan Selama Bulan Ramadan

Baca juga: 2 Korban Pelecehan di Depok Alami Trauma Berat hingga Infeksi, Komisi Perlindungan Anak Turun Tangan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved