Breaking News:

Bongkar Jaringan Narkoba di Kampus, Polisi Ringkus Seorang Mahasiswa Pengedar Ganja di Serpong

Tersangka pengedar tersebut bernama Usman Abidin (26), seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Rilis penangkapan pengedar narkoba di Mapolsek Serpong, Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Polsek Serpong membongkar jaringan narkoba di kampus, dengan menangkap seorang mahasiswa diduga pengedar ganja.

Tersangka pengedar tersebut bernama Usman Abidin (26), seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta. 

Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi, mengatakan, penangkapan Usman yang merupakan hasil pengembangan kasus narkoba itu dilakukan di sebuah minimarket di kawasan Rawa Buntu, Serpong, Minggu (4/4/2021).

"Adapun TKP-nya yang pertama pada saat melakukan penangkapan yaitu di Alfamidi di Sektor 1-2 Rawa Buntu," kata Yudi di Mapolsek Serpong, Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Rabu (14/4/2021).

Saat ditangkap, Usman kedapatan menyimpan satu linting ganja yang disembunyikan di dalam helm.

Setelah didalami lebih lanjut, Usman juga memiliki ganja sebanyak tiga kilogram yang siap diedarkan.

Yudi mengungkapkan, Usman sudah setahun belakangan mengedarkan ganja dengan sasaran mahasiswa di kampus-kampus di Jakarta. 

"Memfokuskan kepada perguruan tinggi di kampus-kampus. Jadi setelah mereka mendapat barang dia akan nyebar dengan sasarannya kepada kampus-kampus," ujar Yudi.

Baca juga: Ramalan Shio Kamis 15 April 2021, Shio Ini Sedang Hadapi Masalah Keuangan

Baca juga: Apakah Mencicipi Makanan saat Memasak Bisa Membatalkan Puasa? Simak Dalilnya Berikut Ini

Baca juga: Memasuki Bulan Ramadan, Keterisian RS Rujukan Covid-19 di DKI Hanya 41 Persen

Dalam mengedarkan barang haram itu, Usman tidak sendiri, ia bersama kawanannya yang sedang dalam pengejaran aparat.

Usman yang sudah tertangkap kini terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Adapun saat ini tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 2 dan juga 111 ayat 2 tentang UndangUndang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved