Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Dituding Rizieq Shihab Berikan Keterangan Palsu, Jawaban Bima Arya Jadi Saksi di Kasus Swab RS UMMI

Wali Kota Bogor Bima Arya membantah tudingan Rizieq Shihab sudah berbohong saat dihadirkan jadi saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberi keterangan terkait perkara tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Wali Kota Bogor Bima Arya membantah tudingan Rizieq Shihab sudah berbohong saat dihadirkan jadi saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tes swab di RS UMMI Bogor.

Bima mengatakan seluruh keterangan disampaikan sebagai saksi di hadapan Pengadilan Negeri Jakarta Timur sesuai kronologis saat Rizieq dirawat di RS UMMI pada November 2020 lalu.

Yakni ini bahwa saat Rizieq dirawat dia memiliki gejala terpapar Covid-19 sehingga diminta dites swab PCR yang merupakan cara menentukan seseorang terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

Baca juga: Bima Arya Bantah Sesalkan Rizieq Shihab jadi Terdakwa dalam Kasus Tes Swab RS UMMI

"Saya katakan bahwa apa yang Habib sampaikan di rumah sakit UMMI bahwa beliau sehat itu tidak sesuai karena indikasi Covid-19 ada. Tim dokter pun menyampaikan bahwa waktu dia di rumah sakit UMMI antigen sudah positif," kata Bima di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Bima menuturkan sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor dia berwenang meminta warga menjalani tes swab sebagai upaya penanggulangan lewat program 3T digalakan pemerintah.

Yakni testing (tes), tracing (penelusuran riwayat kontak erat), dan treatment (penanganan pasien), artinya dari tes swab hingga hasil wajib dilaporkan ke pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

"Kalaupun hanya suspect dilaporkan, treatment-nya beda. Kalaupun habib waktu itu (Rizieq) masih antigen yang penting dilaporkan saja, maka treatment-nya beda. Yang penting prosesnya bukan outputnya," ujarnya.

Bima menyebut bila sejak awal pihak RS UMMI Bogor kooperatif melaporkan hasil tes swab Rizieq maka pihaknya tidak bakal melaporkan pihak RS ke Polres Bogor karena dianggap menghalangi kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Baca juga: Rizieq Shihab Merasa Perawatannya di RS UMMI Bogor Terganggu karena Pernyataan Bima Arya

Menurutnya sejak awal Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor sudah berkoordinasi dengan pihak RS UMMI dan keluarga Rizieq Shihab terkait hasil tes swab Rizieq dan masalah perawatan.

"Semua sudah kita maksimalkan, silahturahmi langsung ke UMMI. Saya minta pihak UMMI kerja sama, kemudian juga dijelaskan bahwa ini harus hati-hati. Saya sampaikan ke dokter Andi Tatat juga, ini sensitif tidak boleh salah melangkah," tuturnya.

Sebelumnya saat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberi giliran kubu Rizieq bertanya kepada Bima, Rizieq menuding Bima sudah memberikan keterangan palsu sebagai saksi.

Rizieq mempermasalahkan keterangan Bima dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang menyebut dirinya sudah berbohong terkait kondisi kesehatannya bahwa meski diduga terpapar Covid-19 tapi menyatakan dirinya sehat.

Baca juga: Bima Arya: Rizieq Shihab Tolak Laporkan Hasil Tes Swab saat Dirawat di RS UMMI Bogor

"Ini katakan ini habib bohong. Dan ini berbahaya kebohongan. Di mana bohongnya? Saya tidak sebut positif covid atau negatif. Yang saya rasa segar. Nilai bohongnya di mana? Kalau saya dapat PCR 'habib bohong', saya ridha," kata Rizieq.

Mendapati Rizieq emosi, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur lalu berusaha menenangkan Rizieq agar sidang pemeriksaan saksi kembali berlanjut sebagaimana jadwal sidang. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved