Dugaan Korupsi di Damkar Depok
Kepala Dinas Damkar Depok Bantah Ada Korupsi Pengadaan Sepatu
Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Gandara Budiana, akhirnya angkat bicara terkait dugaan korupsi yang tengah digemborkan-gemborkan anak buahnya
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Diketahui peristiwa ini terjadi di Kota Depok, Jawa Barat.
Petugas Damkar Kota Depok bernama Sandi itu menyebarluaskan foto dirinya menunjukkan poster berisi protes dan desakan pengusutan dugaan korupsi.
Dalam protesnya, Sandi mengungkapkan banyak peralatan damkar yang dibeli namun tidak mendukung kinerja di lapangan.
Sandi mengungkapkan, imbas dari aksinya dirinya mendapat ancaman.
Sandi menyebut ancaman itu dilakukan oleh atasannya.
Belakangan ancaman itu tak hanya menimpa dirinya, tapi juga teman-temannya.
Lantaran hal ini, teman-teman Sandi pun menyatakan tak sanggup untuk mendukung aksinya.
Sandi mengklaim dirinya memiliki bukti rekaman dari teman-temannya.
"Bukan makin kencang saja (ancamannya), Mas, tapi ke teman-teman juga, masing-masing teman diancam."
'Kalai lu kayak Sandi, lu ngebelain dia, lu akan dikeluarin'. Saya ada bukti rekamannya dari teman-teman," beber Sandi.
"Teman-teman bilang, 'San gue diancam, gue enggak bisa ngebelain lu, gue juga punya anak-istri'. Saya cuma bilang, ya sudah tidak apa-apa, enjoy," tambahnya.
Meski begitu, Sandi enggan mengungkap siapa atasan yang mengancamnya dan teman-teman sejawatnya.
"Saya nggak bisa sebut nama. Ada bantuan dari kuasa hukum, jaga-jaga takutnya jadi blunder buat saya," ujarnya.
Menurut Sandi, alasannya melakukan aksinya hanya untuk memperjuangkan haknya sebagai personel damkar.
Sandi menuturkan, banyak peralatan yang dibeli dinilai tidak sesuai dan tak mendukung kinerja mereka sebagai petugas damkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/petugas-damkar-kota-depok-sandi-yang-viral-di-sosial-media.jpg)