Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Penampakan Sepatu Seharga Rp 850 Ribu yang Diduga Dikorupsi di Dinas Damkar Depok

Sepasang sepatu tersebut merupakan pakaian dinas lapangan(PDL), dan disebut-sebut seharga Rp 850 ribu.

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Penampakan sepatu PDL Dinas Damkar Kota Depok yang diduga pembeliannya dikorupsi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok terus menyita perhatian hingga sekarang.

Siang tadi, Sandi, petugas yang membongkar dugaan korupsi tersebut menyambangi Kejaksaan Negeri Depok untuk menyerahkan barang bukti berupa sepasang sepatu.

Sepasang sepatu tersebut merupakan pakaian dinas lapangan(PDL), dan disebut-sebut seharga Rp 850 ribu.

Namun, Sandi mengungkapkan bahwa harga tersebut tidak setara dengan kualitasnya.

Bahkan, ia memiliki data sepatu dengan merek, kualitas, dan rupa yang sama persis, hanya berkisar Rp 400 ribu di toko daring.

“Bisa cek aja di online. Saya sudah dapat juga kan datanya ternyata pagunya sekian harganya. Saya lihat di online dengan gambar yang persis, kualitas yang sama, merek yang sama itu kisaran Rp 400 ribu,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan foto yang beredar, sepatu tersebut diketahui bermerek Ciarmy.

Hasil penelusuran TribunJakarta.com, sepatu tersebut diduga bertipe C-042R, dan merupakan produk lokal alias dalam negeri, diproduksi di daerah  Bandung, Jawa Barat.

Tak mencapai Rp 850, harga sepatu ini di tiga toko daring yang ditelusuri TribunJakarta, seharga Rp 450 ribu.

Akan tetapi, ketika dikonfirmais ulang type dan jenis sepatu tersebut, Sandi mengungkapkan bahwadirinya telah menyerahkan persoalan tersebut ke Kuasa Hukumnya.

“Tanya Kuasa Hukum saya ya,” pungkasnya melalui pesan singkat.

Petugas Damkar Kota Depok, Sandi, yang viral di sosial media.
Petugas Damkar Kota Depok, Sandi, yang viral di sosial media. (Tribun Jakarta/Dwi Putra)

Kepala Dinas bantah ada korupsi

Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Gandara Budiana, akhirnya angkat bicara terkait dugaan korupsi yang tengah digemborkan-gemborkan anak buahnya.

Gandara mengatakan, apa yang dikatakan anak buahnya, Sandi, soal dugaan korupsi mulai dari pengadaan sepatu, selang, hingga pemotongan dana Covid-19 tidaklah benar adanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved