Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Sebut Pernyataan Bima Arya Berpotensi Timbulkan Kerumunan Simpatisan di RS UMMI

Rizieq Shihab mempertanyakan sikap Bima Arya yang memberitahu media keberadaan dirinya di RS UMMI Bogor

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tayangan proses sidang dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab yang disiarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab mempertanyakan keterangan Wali Kota Bogor, Bima Arya yang memberitahukan kepada media massa bahwa dia dirawat di RS Ummi Bogor pada November 2020.

Dalam sidang perkara tes swab di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, menurutnya informasi tak seharusnya disampaikan ke media massa.

Pasalnya saat menjalani perawatan di RS Ummi Bogor sejak Rabu (25/11/2020) pihaknya sengaja merahasiakan lokasi RS karena dikhawatirkan justru menimbulkan kerumunan warga datang membesuk.

"Sebelum saudara saksi mengumumkan di media apakah saudara saksi tahu bahwa pada saat itu publik belum ada kepastian bahwa (saya) dirawat di RS UMMI, sehingga kemudian (wartawan) menanyakan hal itu kepada Anda?" tanya Rizieq ke Bima Arya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Rizieq menilai pernyataan Bima Arya yang kini dihadirkan jadi saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan menjeratnya justru membuat publik gaduh.

Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu menilai keterangan yang disampaikan Bima bahwa dia dirawat di RS UMMI Bogor justru berpotensi menimbulkan kerumunan simpatisan datang ke RS.

Mengingat pada 10 November 2020  Rizieq baru tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta setelah sekitar tiga tahun sebelumnya berada di Arab Saudi sehingga sosoknya dicari simpatisan.

"Pertanyaan saya, saudara tahu kalau keberadaan beliau (Rizieq) bisa memancing kerumunan. Kenapa kok saudara justru mengumumkan, memberikan kepastian tersebut? Bukankah itu justru memancing menimbulkan kerumunan," ujar Rizieq ke Bima Arya.

Rizieq menuturkan keterangan Bima kepada media massa tersebut itu bertentangan dengan pernyataan kepada Majelis Hakim Jakarta Timur saat dihadirkan jadi saksi dari pihak JPU.

Baca juga: Catat 6 Tips Masak Cepat untuk Menu Sahur dan Buka Puasa, Hemat Waktu sampai 2 Jam

Baca juga: Tidur dari Pagi hingga Jelang Berbuka, Sahkah Puasanya? Ini Kata Buya Yahya

Baca juga: Video Call dengan Ayah dan Ibu Atta Halilintar, Penampilan Tak Biasa Aurel Hermansyah Sontak Disorot

Yakni bahwa sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor dia berusaha mencegah kerumunan warga di RS UMMI Bogor saat mengetahui Rizieq dirawat pada November 2020 lalu.

"Tadi saudara tahu bahwa keberadaan beliau (Rizieq) bisa memancing kerumunan. Apakah saudara tahu bahwa setelah saudara mengumumkan itu pada Kamis (26/11/2020) sore di Jumat (27/4/2020) pagi ada serbuan kerumunan karangan bunga. Sebelumnya enggak ada, sebelumnya enggak tenang-tenang saja," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved